-JAKARTA — Calon wakil presiden pendamping Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto, mengakui bahwa dirinya dijanjikan peran wakil presiden yang tak sekadar 'ban serep' atau hanya menjadi pembantu presiden. Tentunya, jika pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan Gerindra itu terpilih sebagai pemenang pada pemilu presiden Juli mendatang.
"Dalam upaya kita menyusun penggabungan, saya dijanjikan oleh Ibu Mega suatu peran yang lebih dari sekadar ban serep," tegas Prabowo, saat menceritakan kontrak politik dirinya dengan Mega, di acara "Ring Politik ANTV" yang berlangsung di Hotel Crowne Plaza, Jakarta Selatan, Kamis (28/5) petang.
Janji tersebut, jelasnya, karena Prabowo menetapkan sikapnya masuk ke gelanggang politik bertujuan untuk melakukan perubahan.
"Khususnya ekonomi. Saya ingin memperjuangkan sistem ekonomi seperti yang dicanangkan pendiri bangsa kita yaitu ekonomi kerakyatan sesuai UUD 1945. Dengan misi itu, saya menerima ajakan Ibu Mega," papar mantan Danjen Kopassus ini.
Seusai pengumuman berpasangan, Mega juga sempat mengutarakan bahwa Prabowo akan ditugaskan mengurusi sektor ekonomi.
Terkait ekonomi kerakyatan, Prabowo menjelaskan, paradigma konsep ekonomi ini tidak diskriminatif. Pendekatan ekonomi kerakyatan, menurut dia, mengoptimalkan peran seluruh komponen bangsa baik pengusaha besar maupun pengusaha kecil.
"Banyak negara yang sudah melaksanakan sistem ini. Pengusaha besar, kecil, orang miskin diberikan peran yang sama. Akan tercipta sinergi yang luar biasa. Kalau mereka yang termarjinalkan diberi kesempatan yang sama, akan meningkatkan kemampuan ekonomi sehingga akan menguntungkan pengusaha besar juga," kata Prabowo, menjawab pertanyaan panelis, pengamat politik LIPI, Ikrar Nusa Bakti.
Pada acara ini, Prabowo dihadapkan dengan empat panelis. Selain Ikrar, ia juga harus menjawab pertanyaan tiga panelis lain yaitu Rektor UNJ Bedjo Suyanto, Dekan FH UI Hikmahanto Juwana, dan anggota Komisi Penyiaran Indonesia Fetty Fadjriati. (sihc/skoc) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih