coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Jumat, 29 Mei 2009

38 Mantan Jenderal Ungkap Keprihatinan Pilpres

* PRESIDENTIAL *
-JAKARTA — Para purnawirawan TNI yang berjumlah 38 orang mengungkapkan keprihatinannya terkait pilpres mendatang. Hal tersebut terungkap dalam Temu Juang bersama cawapres yang juga mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Wiranto di Posko Golkar di Jalan Mangunsarkoro, Rabu (28/5). "Ada 2 keprihatinan dalam pemilu mendatang," kata Wiranto.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan dua keprihatinan tersebut. Pertama, terkait penyelenggaraan pemilu yang adil, jujur, dan transparan. Mereka berharap jangan sampai ada masalah internal yang menyebabkan terjadinya ketidakadilan dalam pemilu, seperti soal DPS, DPT, sistem pengitungan suara, dan pengawasan surat suara. Dengan demikian, menurut Wiranto, mereka meminta pemerintah dan penyelenggara supaya hal ini dijamin. "Pemilu berkualitas, penyelenggaraannya berkualitas. Kalau tidak berkualitas, kami khawatir pemilunya tidak berkualitas," ungkap Wiranto.

Kedua, soal netralitas TNI, para purnawirawan itu meminta supaya anggota TNI bertindak netral. Jangan sampai ada anggota TNI yang mengintervensi partai politik atau masuk ke politik praktis. Itulah mengapa Wiranto memberi apresiasi kepada Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso yang menginstruksikan para prajurit untuk kembali ke barak sebelum dan selama pemilu. "Saya hormat. Saya memberikan apresiasi atas keputusan itu. Paling tidak akan mengurangi kecurigaan dan kerawanan kemungkinannya para prajurit TNI dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk tidak netral," tutur Wiranto.

Namun, menurut Wiranto, kebijakan itu tidak cukup. "Yang terpenting adalah, bagaimana meyakinkan prajurit, apa yang mereka lakukan jangan ikut campur dalam politik praktis," katanya.

Dari 38 purnawirawan yang hadir dan mendampingi Wiranto saat memberi keterangan pers, tampak mantan KSAL Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh, mantan Kapolri Jenderal (Purn) Chaeruddin Ismail, mantan KSAD Jenderal (Purn) Soebagyo H S, mantan Mendagri Syarwan Hamid, Sekjen DPP Golkar Letjen (Purn) Soemarsono, dan mantan Kasum TNI Letjen (Purn) Suaedy Marasabessi. (sihc/skoc) ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda