-JAKARTA — Para purnawirawan TNI yang berjumlah 38 orang mengungkapkan keprihatinannya terkait pilpres mendatang. Hal tersebut terungkap dalam Temu Juang bersama cawapres yang juga mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Wiranto di Posko Golkar di Jalan Mangunsarkoro, Rabu (28/5). "Ada 2 keprihatinan dalam pemilu mendatang," kata Wiranto.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan dua keprihatinan tersebut. Pertama, terkait penyelenggaraan pemilu yang adil, jujur, dan transparan. Mereka berharap jangan sampai ada masalah internal yang menyebabkan terjadinya ketidakadilan dalam pemilu, seperti soal DPS, DPT, sistem pengitungan suara, dan pengawasan surat suara. Dengan demikian, menurut Wiranto, mereka meminta pemerintah dan penyelenggara supaya hal ini dijamin. "Pemilu berkualitas, penyelenggaraannya berkualitas. Kalau tidak berkualitas, kami khawatir pemilunya tidak berkualitas," ungkap Wiranto.
Kedua, soal netralitas TNI, para purnawirawan itu meminta supaya anggota TNI bertindak netral. Jangan sampai ada anggota TNI yang mengintervensi partai politik atau masuk ke politik praktis. Itulah mengapa Wiranto memberi apresiasi kepada Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso yang menginstruksikan para prajurit untuk kembali ke barak sebelum dan selama pemilu. "Saya hormat. Saya memberikan apresiasi atas keputusan itu. Paling tidak akan mengurangi kecurigaan dan kerawanan kemungkinannya para prajurit TNI dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk tidak netral," tutur Wiranto.
Namun, menurut Wiranto, kebijakan itu tidak cukup. "Yang terpenting adalah, bagaimana meyakinkan prajurit, apa yang mereka lakukan jangan ikut campur dalam politik praktis," katanya.
Dari 38 purnawirawan yang hadir dan mendampingi Wiranto saat memberi keterangan pers, tampak mantan KSAL Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh, mantan Kapolri Jenderal (Purn) Chaeruddin Ismail, mantan KSAD Jenderal (Purn) Soebagyo H S, mantan Mendagri Syarwan Hamid, Sekjen DPP Golkar Letjen (Purn) Soemarsono, dan mantan Kasum TNI Letjen (Purn) Suaedy Marasabessi. (sihc/skoc) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih