-JAKARTA — Banyak tertawa dan lebih humoris. Itulah salah satu masukan yang disampaikan salah satu jurnalis kepada capres PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, pada dialog "Mega Mendengar Jurnalis", di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis (28/5).
Rahmat, jurnalis Republika, mengungkapkan, Mega selama ini jarang terlihat tertawa lepas atau mengeluarkan banyolan-banyolan yang bisa membuat tertawa. "Waktu di acara KADIN (Capres Pilihan), Ibu bisa tertawa lepas. Mungkin lebih banyak tertawa, Bu," ujar Rahmat.
Apa tanggapan Mega? Mendapat masukan seperti itu, ia hanya tersenyum. Lantas, Ketua Umum PDI Perjuangan itu bercerita. "Saya ini orangnya humoris lho. Saya punya sekelompok sahabat yang kalau sudah ngumpul lupa kalau sudah nenek, ketawa-ketawa," ujarnya.
Masukan lainnya, Mega selama ini terkesan lebih banyak diam dan memberikan image alergi terhadap media. Atas masukan ini, ternyata ia punya alasan sendiri.
"Wartawan itu kadang-kadang menjengkelkan. Daripada ngoceh enggak dimasukkan, mending diam saja. Atau, kadang suka dipelintir, kalau memberitakan sini (PDI Perjuangan) kok seperti mau menerkam saja," ungkapnya, menyindir salah satu harian ibu kota.
Mega mengatakan, 'menu' rutinitasnya di pagi hari adalah 'melahap' pemberitaan media cetak dan menyaksikan berita di televisi. "Jadi saya tahu semua bagaimana beritanya," kata mantan presiden ini. (sihc/skoc) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih