-JAKARTA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) membantah mundurnya pelaksanaan Deklarasi Kampanye Damai dikarenakan capres Susilo Bambang Yudhoyono tidak dapat hadir bila digelar 2 Juni 2009.
"Tidak, bukan karena itu. Bagaimana agar bisa mempersiapkan lebih matang," kata Anggota KPU I Gusti Putu Artha, di Kantor KPU, Jakarta, Sabtu (30/5). Seperti diketahui, KPU memutuskan untuk menggelar Deklarasi Kampanye Damai menjadi 10 Juni 2009 dari sebelumnya yang telah ditetapkan 2 Juni 2009.
Sementara SBY melakukan lawatan kenegaraan ke Korea, tanggal 31 Mei-2 Juni 2009.
Lebih jauh Putu berharap, Deklarasi Kampanye Damai dapat dihadiri oleh semua pasangan capres dan cawapres. "Akan kita komunikasikan mudah-mudahan mereka bisa. Kita berusaha. Masih kita komunikasikan. Kalau tanggal 2 Juni itu ketiganya tidak bisa," ujarnya.
Putu mengatakan, nantinya Deklarasi Kampanye Damai ini akan digelar berkelas dan berkualitas. (sihc/skoc) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih