coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Senin, 24 November 2008

Soal Capres, Sri Sultan Pilih Tunggu Perkembangan

* PRESIDENTIAL *
-BATAM - Sri Sultan Hamengku Buwono X memilih untuk menunggu perkembangan peta politik terkait dirinya sebagai bakal Capres Pemilu Presiden 2010."Peluang itu ada. Tapi saya tidak mau mencapreskan diri. Kita lihat dulu," katanya di Batam, Minggu.

Ia mengatakan, selain Partai Republikan belum ada partai lainnya yang secara langsung meminta dia sebagai calon presiden.

"Partai yang lain belum tahu, belum tentu," katanya.

Sultan Yogyakarta membantah Calon Presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarno Puteri meminta dia mendampingi sebagai Cawapres.

"Belum ada dialog dengan PDIP, belum ada negosiasi apa pun, jadi saya belum tahu," katanya menegaskan.

Lebih dari itu ia mengatakan jika Megawati menjadi Capres, belum tentu terpilih, sehingga peluang menjadi Wapres juga kecil.

Selain itu, Sri Sultan mengatakan juga masih menunggu ketentuan Partai Golkar.

Menurut dia, mekanisme pencalonan calon presiden Partai Golkar belum jelas.

"Masih menunggu hasil legislatif. Kita lihat saja," katanya.

Di sisi lain, jika terpilih menjadi Presiden, maka ia ingin mengamandemen Undang-undang dasar, terutama pasal yang menyatakan Indonesia terdiri dari pulau-pulau.

Seharusnya, kata dia, Indonesia terdiri dari pulau dan laut.

Menurut dia, dengan menyertakan laut dalam pasal tersebut, maka pengakuan akan negara maritim lebih nyata.

Selain pasal tersebut, ia mengatakan akan mempertegas slogan Bhineka Tunggal Ika menjadi strategi integritas bangsa.

Selama ini, kata dia, Bhineka Tunggal Ika hanya menjadi slogan, sehingga tidak nyata. Namun jika kata yang berasal dari bahasa sangsekerta itu dijadikan strategi integritas bangsa, maka akan lebih konkret (sihc/saci) ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda