coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Sabtu, 20 Juni 2009

DPT Pilpres 178 Juta Jiwa

* PRESIDENTIAL *
-DENPASAR - Daftar pemilih tetap (DPT) pemilihan umum Presiden (Pilpres) 8 Juli 2009 tercatat sekitar 178 juta jiwa, 10 juta diantaranya tidak bisa membaca dan menulis (buta aksara).

"Dari 10 juta pemilih buta aksara tersebut, lima juta orang diperkirakan tidak bisa melakukan penyentangan," kata Ketua Pengurus Nasional Masyarakat Pemantau Pemilu (Mapilu) PWI Pusat Hendra J. Kade di Denpasar, Bali Jumat.

Ketika tampil sebagai pembicara pada lokakarya "Sosialisasi Pemilu dan Pendidikan pemilih Berbasis Jurnalistik Menuju Pemilu Damai dan Elegan" yang digelar Mapilu PWI Pusat bekerja dengan PWI Bali, ia mengingatkan untuk menghindari suara yang tidak sah pada Pilpres tersebut perlu keterlibatan dan peranserta semua pihak.

Melalui sentuhan karya tulis para wartawan, baik media penyiaran maupun media cetak diharapkan mampu menekan sekecil mungkin suara yang tidak sah pada Pilpres mendatang.

"Karya jurnalistik yang ditulis wartawan dengan penuh dedikasi dan pengabdian diharapkan mampu mendorong masyarakat yang mempunyai hak pilih, menggunakannya ke TPS sesuai pilihan hati nurani," ujar Hendra J. Kade.

Mapilu PWI atas kondisi tersebut merintis jalinan kerjasama dengan Menteri Dalam Negeri dan KPU untuk mensosialisasikan Pilpres kepada seluruh masyarakat di Tanah Air.

"Lewat karya sentuhan wartawan diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok pedesaan yang terpencil," harap Hendra J. Kade.

Untuk itu sosialisasi Pilpres kepada wartawan sangat penting artinya, sebelum meneruskan informasi tersebut kepada masyarakat.

"Kita masih punya waktu untuk mensosialisasikan sebelum pelaksanaan Pilpres 8 Juli mendatang," ujarnya.

Lokakrya sehari tersebut melibatkan 50 wartawan dari berbagai media di Bali. Kegiatan tersebut lima pembicara selain Hendra J. Kade juga Sekjen PWI Hendri Ch Bangun dan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali Udi Prayudi SE. (sihc/saci) ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda