coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Sabtu, 20 Juni 2009

Yudhoyono dan Kalla "Mengekor" Megawati

* PRESIDENTIAL *
-JAKARTA - Calon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla membenarkan pendapat Megawati Soekarnoputri sehingga tampak mengekor jawaban satu-satunya calon presiden perempuan itu, dalam debat calon presiden yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Kamis malam.

Moderator acara, Anies Baswedan, mengajukan pertanyaan kepada Megawati Soekanoputri tentang apa yang akan dilakukannya untuk melindungi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) jika terpilih menjadi presiden.

Megawati menjawab perlindungan kepada TKI harus diberikan terlebih dahulu di dalam negeri melalui kontrak kerja yang jelas, karena perlindungan setelah mereka berada di luar negeri lebih sulit dilakukan.

Setelah Megawati menjawab dalam waktu dua menit yang disediakan, calon presiden lain, yaitu Yudhoyono dan Jusuf Kalla diberi waktu yang sama untuk mengomentari jawaban Megawati.

Mengawali komentarnya, Yudhoyono menjawab setuju 200 persen dengan Megawati bahwa perlindungan harus terlebih dahulu dilakukan di dalam negeri, namun menambahkan perlindungan di dalam negeri harus ditambah dengan penguatan di kedutaan besar Indonesia di luar negeri agar memantau kondisi TKI di lapangan.

"Saya setuju dengan pandangan Ibu," jawab Yudhoyono santun kepada Megawati yang berdiri di sebelah kanannya.

Ketika tiba giliran Jusuf Kalla mengomentari jawaban Megawati, ia pun mengawalinya dengan kalimat yang sama dengan Yudhoyono.

"Tentu saya sependapat dengan Ibu Mega," ujar Kalla lantang.

Namun, alasan Kalla untuk setuju adalah karena saat menjadi Menko Kesejahteraan Rakyat di era Megawati menjabat presiden, ia mengerjakan kebijakan perlindungan TKI di luar negeri.

Sebagai tambahan, Kalla mengatakan, perlindungan TKI di luar negeri juga harus diperkuat dengan cara menyediakan pengacara lokal yang dibiayai kedutaan besar Indonesia untuk membantu TKI yang mengalami masalah hukum.

Ketika Megawati diberi kesempatan untuk menimpali kembali komentar dua pesaingnya itu, ia hanya berkata singkat lalu tersenyum.

"Ya, semua ngikut saya," ujar Megawati yang langsung diikuti tawa undangan. Megawati tidak menimpali komentar Yudhoyono dan Kalla dengan hanya mengatakan "cukup." (sihc/saci)
***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda