-JAKARTA - Mantan Panglima ABRI Wiranto yang mencalonkan diri sebagai wakil presiden mengaku akhirnya "merasa" biasa mendengarkan teriakan dan gugatan sejumlah masyarakat bahwa dirinya adalah pelanggar HAM berat. Namun, menurutnya, seruan itu acap kali muncul ketika dia ingin bangkit berbuat untuk bangsanya.
Menurut Wiranto, dirinya sudah melewati proses-proses hukum yang benar. Dia memenuhi panggilan Komisi Penyelidik Pelanggaran HAM (KPP-HAM), panitia khusus yang dibentuk Komisi III DPR-RI waktu itu, dan telah diputuskan tidak terlibat.
"Tapi masih ada pihak-pihak yang mempermasalahkan ini. Itu kan berarti melanggar HAM saya. Secara hukum kan tidak terbukti, secara politis terus-menerus disuarakan. Itu (hak asasi saya) kan dizalimi," ungkap Wiranto. (sihc/skoc) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih