-JAKARTA - Komunitas Kebangsaan Pro Perubahan (K2P2) yang terdiri dari berbagai elemen, seperti tokoh Gereja, aktivis mahasiswa dan pemuda Kristen, LSM, serta masyarakat etnis Tionghoa dari berbagai latar belakang profesi, menyatakan mendukung pasangan capres dan cawapres Megawati-Prabowo.
"Megawati dan Prabowo adalah figur capres dan cawapres dengan program yang sangat berpihak dan realistik menuju perubahan," kata Edward Tanaria, Koordinator K2P2, saat deklarasi sikap politik di Jakarta, Rabu (10/6).
Hadir dalam deklarasi tersebut, Sabam Sirait, Ketua Partai Buruh Muchtar Pakpahan, mantan Menteri Pertanian Bungaran Saragih, dan Tim Kampanye Nasional Mega-Pro Sonny Keraf. Adapun Prabowo tidak dapat hadir, padahal sebelumnya dijadwalkan akan menghadiri deklarasi tersebut.
Menurut Edward, pemerintah saat ini telah melakukan pembodohan kepada rakyat dengan mengatakan telah berhasil swasembada beras. "Padahal, swasembada beras pernah kita capai tahun 1984 dan 2004," katanya.
Bungaran Saragih dalam pidatonya mengatakan bahwa pasangan Megawati dan Prabowo mempunyai kualitas dan kekuatan luar biasa yang tidak dimiliki pasangan lain. "Ibu Mega ditemani oleh orang baru (Prabowo) dan semangat baru," lontarnya.
Sementara itu, Muchtar Pakpahan menyinggung masalah neoliberalisme yang dianggap telah merasuk ke dalam pemerintahan sekarang. Selain itu, masalah outsourcing dan kontrak kerja saat ini yang begitu mudah memutuskan hubungan kerja sepihak dengan pekerja. "Saya serukan semua buruh Indonesia untuk bersatu mendukung Megawati-Prabowo," ungkapnya.
Hal senada juga dikatakan Sabam Sirait bahwa neoliberalisme dan outsourcing adalah bentuk penjajahan baru. "Zaman Belanda saja kita tolak, apalagi sekarang," ujarnya.
Ia juga mengkritik bidang pertahanan Indonesia yang akhir-akhir ini menunjukkan bahwa pesawat TNI banyak mengalami kecelakaan. "Pesawat kita tidak perlu ditembak karena nanti jatuh sendiri," sindirnya. (sihc/skoc) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih