-SEMARANG - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak kepada semua calon presiden pada Pemilu Presiden 2009 untuk mempererat tali silaturahmi demi kebaikan bangsa Indonesia ke depan.
“Saya menghormati Jusuf Kalla dan Wiranto, saya juga menghormati Megawati dan Prabowo. Demikian pula terhadap siapapun dengan pilihannya masing-masing. Silahkan,” ujarnya ketika memberi sambutan pada acara pertemuan dengan para ulama tarekat se-Indonesia di Hotel Gumaya Semarang, Selasa [09/06] . Ia meminta kepada semua pihak untuk tidak memutus tali silaturahmi karena Islam melarang tindakan tersebut.
Terlebih lagi, kata SBY, pemilihan umum presiden hanya berlangsung beberapa saat dan akan segera selesai. “Apakah kita akan berjarak dan bermusuhan selamanya. Lima tahun kita tidak bersatu dan rukun, lantas dapat apa negara dan masyarakat,” ujarnya.
Ia mengajak semua peserta pemilu presiden berkompetisi yang sehat, kesatria, beretika, dan berbudaya. “Selanjutnya, serahkan kepada Allah SWT. Biarlah rakyat yang akan memberikan pilihannya masing-masing,” ujarnya.
Apabila hal itu dijalankan, maka kehidupan di masyarakat akan berjalan dengan baik. “Kehidupan demokrasi juga harus dilandasi dengan akhlak mulia. Kebebasan juga tidak boleh sebebas-bebasnya karena bertentangan dengan nilai-nilai agama. Kebebasan tetap harus dilandasi dengan akhlak, budi pekerti, dan tanggung jawab,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Presiden mengajak kepada semua pihak untuk melanjutkan membangun kebersamaan dan membangun bangsa. “Pada peringatan ke-101 tahun Hari Kebangkitan Nasional Indonesia, kepada para ulama agar bisa menjalankan tugas sebaik-baiknya,” ujarnya. (sihc/sbsc) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih