coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Jumat, 12 Juni 2009

Prabowo Kembali Permasalahkan Anggaran Militer

* PRESIDENTIAL *
-JAKARTA - Calon Wakil Presiden dari PDI Perjuangan dan Gerindra, Prabowo Subianto mengatakan kecelakaan pesawat milik TNI, termasuk kecelakaan helikopter jenis Bolcow BO 105 di Cianjur, Jawa Barat, tidak terlepas minimnya anggaran militer dan pertahanan. "Saya kira memang ada masalah karena minimnya anggaran, tapi hal itu jangan dipolitisasi," kata Prabowo Subianto ketika melayat almarhum Kolonel Ricky Samuel di persemayaman sementara di Balai Komando Kopassus Cijantung, Jakarta, Selasa (9/6).

Soal anggaran militer dan pertahanan, kata dia, semua pihak menginginkan yang terbaik, yakni lebih baik dari saat ini. "Tapi kita juga harus menyadari kondisi ekonomi Indonesia saat ini belum memungkinkan meningkatkan anggaran tersebut," kata mantan Komandan Jenderal Kopassus itu.

Menurut dia, diharapkan perekonomian Indonesia bisa tumbuh lebih baik, sehingga anggaran militer dan pertahanan juga bisa lebih baik. Ketika ditanya, jika terpilih sebagai Wakil Presiden (Wapres) apakah akan meningkatkan anggaran militer dan pertahanan, Prabowo mengatakan, anggaran tersebut bisa ditingkatkan jika perekonomian Indonesia diperbaiki dan kekayaan negara diselamatkan.

Prabowo juga menyatakan belasungkawa yang dalam atas gugurnya tiga prajurit TNI pada kecelakaan pesawat helikopter di Cianjur, Senin (8/6). Menurut dia, musibah jatuhnya pesawat helikopter jenis Bolcow BO 105 di Cianjur, Jawa Barat, adalah salah satu risiko yang harus dihadapi prajurit TNI.

Diakuinya, kehidupan militer itu penuh risiko tapi harus dihadapi, termasuk risiko kecelakaan pesawat. "Kecelakaan pesawat itu musibah, kita semua tidak menginginkannya tapi hal itu terjadi," katanya.

Pesawat helikopter jenis Bolcow BO 105 yang jatuh di Cianjur, Jawa Barat, Senin (8/6) siang, dalam perjalanan meninjau latihan peningkatan keterampilan perorangan anggota TNI. Selain Kolonel Ricky Samuel, dua prajurit TNI lainnya yang gugur adalah Kapten Inf Agung Gunanto dan Lettu Pnb Yuli Sasongko. (sihc/skoc)
***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda