-JAKARTA — Calon wakil presiden (cawapres) yang diusung oleh PDI-P dan Gerindra, Prabowo Subianto, mengatakan jangan menyalahkan presiden soal jatuhnya pesawat militer milik TNI.
"Itu sebuah kecelakaan. Jadi jangan saling mencari kesalahan termasuk menyalahkan presiden," katanya dengan singkat di sela Seminar Nasional Gereja, Masa Depan Bangsa dan Pilpres 2009 di Jakarta, Selasa (9/6).
Menurut dia, yang menjadi korban dalam kecelakaan helikopter tersebut adalah prajurit-prajurit terbaik yang dimiliki oleh Kopassus. Pihaknya mengaku prihatin dan belasungkawa atas kecelakaan yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat, Senin.
Kecelakaan helikopter milik TNI AD jenis Bolkow NBO-105 di Kampung Cibuni, Rawabeber, Pagelaran, Cianjur, mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan dua orang luka.
Korban meninggal dunia yaitu Komandan Pusat Pendidikan (Pusdik) Kopassus Kolonel (Inf) Ricky Samuel, Kasi Operasi Pendidikan Kopassus Kapten (Inf) Agung Gunarto, dan kopilot helikopter Lettu Yuli Sasongko. Sedangkan korban luka Lettu Hadi Isnarto dan Lettu Agus Sudarso.
Kolonel (Inf) Ricky Samuel dimakamkan di TMP Kalibata Jakarta, Kapten Inf Agung Gunanto dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Cianjur Jawa Barat, dan Lettu Yuli Sasongko di TMP Temanggung Jawa Tengah.
Kecelakaan helikopter TNI di Cianjur menambah panjang daftar kecelakaan pesawat TNI, yang merupakan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Pada 20 Mei lalu pesawat TNI AU jenis Hercules jatuh di Magetan, Jawa Timur, dan menewaskan lebih dari 100 orang. (sihc/skoc) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih