coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Senin, 08 Juni 2009

Panwaslu Laporkan Pemasangan Baliho SBY di Suramadu

* PRESIDENTIAL *
-SURABAYA - Pemasangan baliho bergambar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di atas Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) dilaporkan kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jawa Timur karena dianggap sebagai bentuk pelanggaran kampanye.

"Saya sudah melaporkan masalah itu kepada Panwaslu untuk ditindaklanjuti," kata Asisten II Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Chairul Djaelani, di Surabaya, Senin.

Baliho berukuran 10x4 meter di bentang jembatan sisi Madura itu bergambar SBY didampingi istrinya, Ny. Ani Yudhoyono bertuliskan slogan kampanye, "Lanjutkan". Sementara pada sisi kanan baliho itu terdapat gambar Gubernur Soekarwo, Wakil Gubernur Saifullah Yusuf, Bupati Bangkalan Fuad Amin, dan Wakil Bupati Bangkalan Syafik Rofii.

Presiden SBY dijadwalkan akan meresmikan jembatan sepanjang 5.438 meter yang melintas di atas Selat Madura, Rabu (10/6).

Selaku panitia penyelenggara peresmian Jembatan Suramadu, Chairul merasa keberatan dengan pemasangan baliho tersebut. "Kami tidak ingin ada unsur kampanye dalam acara peresmian nanti," katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V, Ahmad Ghofar Ismail, mengaku, tidak tahu-menahu dengan baliho yang dipasang di atas badan jembatan itu.

"Biarlah hal itu Panwaslu yang menindaklanjutinya," kata penanggung jawab proyek Jembatan Suramadu itu.

Pernyataan senada juga dilontarkan Syafi`i, selaku Ketua Ikatan Pemuda Madura Indonesia (IPMI). "Sejak awal kami sudah menduga, peresmian itu sarat kepentingan politis. Kalau mau `fair`, seharusnya ada gambar Jusuf Kalla dalam baliho itu," katanya.

Wakil Bupati Bangkalan Syafik Rofi`i mengaku, tidak tahu adanya spanduk bergambar SBY bertuliskan "Lanjutkan" itu. "Kalau ada, berarti yang memasang baliho itu bukan pemerintah," katanya saat dikonfirmasi wartawan dari Surabaya. (sihc/saci) ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda