-JAKARTA - Direktur Ekskutif Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia, Sri Budi Eko Wardani mengatakan, ketiga calon presiden (Capres) masih tampil dalam tataran normatif menanggapi berbagai isu yang terjadi.
"Ketiga Capres saat menanggapi isu pemberantasan korupsi, penegakan dan perlidungan Hak Asasi Manusia (HAM) masih dalam tataran normatif," katanya, di Jakarta Kamis malam, menanggapi debat ketiga Capres, Megawati Soekarnopuri, Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla.
Menurut Sri Budi Eko Wardani, dalam menanggapi isu-isu tersebut ketiga Capres yang tampil kurang memberikan solusi.
Begitupula terkait dengan isu pertahanan dan keamanan, tidak satupun mengeluarkan pendapat akan menaikkan berapa persen anggaran untuk sektor itu secara jelas.
Dalam debat tersebut Capres dapat memberikan keterangan untuk menaikkan berapa anggaran di sektor itu dengan tentunya berbagai pertimbangan.
Berbagai tanggapan para capres terhadap isu-isu yang terungkap dalam debat itu, masih ngambang tidak ada target yang diberikan.
Padahal memasang target pembangunan dalam pemilihan langsung presiden tersebut sangat penting.
"Karena dalam pemilihan langsung tidak adalagi rancangan program jangka panjang atau semacam Garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang dibuat oleh MPR," katanya.
Menjawab pertanyaan, dia mengatakan, forum debat seperti itu, sangat baik untuk menjelaskan visi dari Capres tersebut kepada masyarakat. (sihc/saci)
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih