-JAKARTA — Tim sukses pasangan calon presiden dan wakil presiden, Jusuf Kalla dan Wiranto, meminta tim sukses capres lain untuk tidak memanfaatkan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam tahapan pemilu presiden ke depan.
Tim sukses JK-Win juga meminta TNI untuk menjaga netralitasnya. Salah satu juru bicara tim sukses JK-Win, Yuddy Chrisnandi, mengatakan, pihaknya tetap percaya TNI dapat menjaga netralitasnya.
"Namun, kami mengingatkan kepada tim kampanye capres lain untuk tidak menarik-narik TNI dalam ajang pemilu presiden mendatang," tutur Yuddy seusai pertemuan JK dengan sepuluh purnawirawan TNI di Posko Mangunsarkoro, Senin (25/5).
Tim sukses JK-Win sendiri menyatakan komitmennya untuk tidak memanfaatkan unsur TNI dan juga mengawal netralitas TNI dengan menerima dukungan penuh dari Tim Garuda yang beranggotakan sepuluh purnawirawan.
"Mereka kan senior-senior. Mereka bisa mengimbau junior-juniornya untuk memegang prinsip netralitas seperti yang ada di buku pegangan," tutur Yuddy.
Menurut Yuddy, saat ini ada indikasi TNI dilibatkan dalam pemilu presiden. Namun memang, fakta dan datanya tidak bisa disampaikan dengan gamblang. "Tapi politik ini kan banyak aliran-aliran. Kita harapkan TNI tidak ditarik-tarik," tandas Yuddy. (shc/skoc) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih