-JAKARTA — Calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang diusung Partai Demokrat dan mitra koalisinya tidak akan mengumumkan kabinet bayangan sebelum pemilu presiden. Hal itu dikatakan Ketua Umum Pemenangan SBY-Boediono Hatta Radjasa.
"Pak SBY tidak seperti itu. Saat ini Pak SBY sedang memimpin kabinet menteri. Jadi, pembicaraan kabinet baru dilaksanakan setelah KPU mengumumkan hasil resmi pilpres," ujar Hatta Radjasa, Senin (25/5) di Bravo Media Center, Jakarta.
Menurut Hatta, koalisi parpol yang dipimpin Partai Demokrat tidak akan menggunakan cara tersebut kendati pengumuman kabinet menteri bayangan dapat membuat perolehan suara meningkat. "Memang, masing-masing memiliki caranya sendiri. Tapi Pak SBY tidak akan mendahului takdir," imbuhnya.
Soal pembagian jatah menteri, sebelumnya Rizal Mallarangeng, juru bicara tim sukses SBY-Boediono, mengatakan bahwa SBY tidak mau menanggapi. (sihc/skoc)
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih