coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Jumat, 29 Mei 2009

Sayap Partai Pendukung SBY-Boediono Beralih ke JK-Win

* PRESIDENTIAL *
-JAKARTA — Para petinggi partai bisa saja merapatkan barisannya ke Partai Demokrat yang mengusung SBY-Boediono sebagai capres dan cawapres. Namun, sejumlah sayap partai yang mendukung pasangan tersebut beralih mendukung JK-Win karena kecewa dengan koalisi partainya yang hanya bersifat pragmatis.


Organisasi-organisasi tersebut menggabungkan diri dalam "Koalisi Pemuda Indonesia" untuk JK-Win. Di antaranya Garda Bangsa yang merupakan sayap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Barisan Muda Sejahtera sayap Partai Damai Sejahtera (PDS), dan Angkatan Muda Kabah sayap Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Selain dari parpol, koalisi ini juga merangkul organisasi kemudaan, seperti Organisasi Pemuda Katolik, Organisasi Yustisia, Organisasi Panca Marga, Majelis Dzikir, dan beberapa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Jakarta.

"Insya Allah, jumlah totalnya mencapai 100 orang," kata Safrudin Anhar, Ketua Umum Angkatan Muda Kabah yang ditemui sesaat setelah mengadakan pertemuan dengan JK di kediamannya Jl Ki Mangunsarkoro, Jakarta, Kamis (28/5).

Lebih lanjut, ia mengatakan ada 2 alasan "membelot" dari keputusan partainya yang berkoalisi dengan Partai Demokrat. Pertama, proses koalisi partainya tidak aspiratif. "Koalisi hanya mementingkan elite-elite politik. Ini hanya kepentingan pribadi SDA (Suryadarma Ali)," ungkap Safrudin.

Alasan kedua, partai koalisi lebih berorientasi pada bagi-bagi kekuasaan. "Bukan untuk pendidikan politik dan menggalang kekuatan dalam menghadapi persoalan bangsa," ujarnya.

Ia menyadari keputusannya ini mengandung reaksi dari partainya. "Yang jelas pasti ada hukuman, dan saya siap menerimanya," pungkas Safrudin. (sihc/skoc) ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda