-JAKARTA — Cawapres Prabowo Subianto mensinyalir, sistem perekonomian yang dijalankan Indonesia tidak mampu membawa kesejahteraan bagi sebagian besar masyarakat. Surplus yang diraih negara, menurutnya, tidak bisa dikembalikan untuk menyejahterakan rakyat.
"Saya tidak sembarang bicara. Saya punya data-data yang diolah dan dikaji bagaimana keadaan ekonomi yang sebenarnya. Faktanya, tidak ada penambahan atau akumulasi kekayaan negara. Kita setiap tahun surplus hingga 25 miliar dollar. Tapi anehnya, selama 12 tahun tidak ada yang tersisa," ujarnya pada acara Ring Politik ANTV, di Jakarta, Kamis (28/5) malam.
Meski melayangkan kritikan, ia mengatakan tak menyalahkan siapa pun akan kondisi ini. "Kita tidak menyalahkan siapa-siapa. Tapi ini kesalahan elite, kesalahan kolektif kita sebagai bangsa. Tapi kita harus berani minta maaf dan mengakui bahwa sistem ini keliru. Jangan kendaraan rusak terus kita pakai," kata pendamping capres Megawati Soekarnoputri ini.
Prabowo menyatakan, selama ini tidak ada keberanian elite pemerintahan untuk mengakui dan meminta maaf bahwa telah menjalankan sistem ekonomi yang menurutnya salah dan tidak sesuai dengan Indonesia. (sihc/skoc) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih