coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Jumat, 26 Juni 2009

Prabowo "Obat Generik", Boediono "Main Aman", Wiranto "Top Form"

* PRESIDENTIAL *
-JAKARTA — Debat calon wakil presiden ternyata cukup meninggalkan kesan. Beberapa catatan diberikan oleh pengamat politik, Burhanuddin Muhtadi. Ia berpendapat, debat cawapres sedikit lebih baik dari sisi kualitas dibandingkan debat capres.

"Tapi iklan-iklan komersial masih menggangu," kata Burhanuddin kepada Kompas.com, Selasa (23/6) malam. Pertanyaan-pertanyaan moderator dinilainya lebih menukik.

Bagaimana dengan cawapresnya sendiri? Prabowo, menurut peneliti senior Lembaga Survei Indonesia (LSI) ini, mengandalkan "obat generik"-nya, yaitu ekonomi kerakyatan.

"Prabowo terlalu menjadikan ekonomi kerakyatan sebagai obat generik. Semua masalah dijelaskan dengan kacamata materialistik. Akibatnya, kurang elaboratif dan kurang solutif terhadap masalah pendidikan, konflik sosial, dan lain-lain," paparnya.

Boediono yang tampil dengan pembawaan kalem, dalam kacamata Burhanuddin, terlihat sangat menghindari provokasi dan bermain aman. Pada beberapa bagian saling menjawab, Wiranto sempat memancing Boediono dengan kritikan atas jawaban yang disampaikan.

"Boediono kalem, argumentatif, berisi, tidak mau terpancing provokasi. Tapi artikulasi (berbicara) Boediono kurang cepat," ujarnya.

Penampilan pendamping Jusuf Kalla, Wiranto, mendapatkan penilaian paling positif. Pada sesi saling menanggapi, Ketua Umum Partai Hanura itu dinilai tampil top form dengan performa optimal.

"Tanggapan-tanggapan Wiranto cukup bernas, artikulatif, dengan joke-joke segar, meski secara substansi kurang dilengkapi langkah-langkah konkret," urai Burhan. (sihc/skoc) ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda