-KUPANG - Pasangan capres dan cawapres Susilo Bambang Yudhoyono -Boediono dalam visi dan misinya menolak adanya kapitalis global dan kapitalis "rambut hitam" untuk menguasai perekonomian nasional.
"Semua setuju sebagai bangsa yang berdaulat meski kerja sama diniscayakan tapi tidak boleh ada dominasi asing dalam ekonomi kita, meski sejak dulu ekonomi Indonesia sudah terintegrasi, ke depan ekonomi nasional, putra bangsa dan usaha dalam negeri harus lebih berperan," kata Yudhoyono dalam kampanye di Gedung Olahraga Flobamora, Kupang, Minggu siang.
Ia menambahkan bangsa Indonesia bukan hanya tidak suka kapitalisme global, namun juga tidak ingin ada kapitalisme rambut hitam yang kuasai ekonomi negeri sendiri.
"Agar bisa seperti itu usaha kita harus memiliki keunggulan, kegiatan ekonomi jangan ada dominasi dalam negeri sendiri, kita tidak suka kapitalisme global, kita juga tidak ingin ada kapitalisme rambut hitam yang kuasai ekonomi negeri sendiri," tegasnya.
Pada bagian lain orasi politiknya, Yudhoyono meminta agar semua pihak melihat makna kemandirian dan daya saing bangsa secara lengkap dan tidak sepotong-potong, bukan hanya asal tolak asing dan asal janji.
"Berkat kerja sama kita keadaan negeri semakin baik, keamanan membaik, keadaan poltik stabil, hukum makin tegak, korupsi diberantas, kesejahteraan meningkat, harga diri semakin tinggi, itu semua hasil nyata, bukti bukan janji, nyata bukan wacana," katanya.
Ia menambahkan, dengan kondisi yang ada sekarang hendaknya rakyat memilih pemimpin yang sudah memiliki komitmen yang jelas terhadap penegakan hukum dan pemerintahan yang bersih.
"Saudara bebas memilih, mau pilih yang jelas komitmennya terhadap pemerintahan yang bersih, atau yang belum jelas komitmennya? Kalau janji semua orang bisa, saya lebih baik, saya lebih cepat, jangan terlalu mudah bikin janji," tegasnya.
Yudhoyono di awal orasinya mengatakan kota Kupang merupakan kota yang penuh dengan kenangan karena semasa menjadi perwira TNI menghabiskan lima tahun penugasan di Timor-Timur, ia sering mengunjungi Kota Kupang.
"Kota penuh kenangan, saya sering ke sini, lima tahun saya tugas di Timtim, setelah itu waktu saya jadi menteri sering ke sini, alhamdulillah saya bisa bertemu kembali dengan saudara-saudara, terobati sudah kerinduan saya," kenangnya.
Yudhoyono hadir didampingi oleh Ani Yudhoyono dan putra bungsunya Edhie Baskoro dan sejumlah ketua partai politik yang berkoalisi dengan Partai Demokrat.
Ketua parpol yang hadir adalah Presiden PKS Tifatul Sembiring, Ketua PKB Muhaimin Iskandar, Sekjen PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum Partai Demokrat Hadi Utomo.
Kampanye di Kupang merupakan rangkaian kampanye putaran pertama pilpres dengan kota-kota Malang, Kendari dan terakhir di Kupang.
Pola kampanye di Malang, Kendari dan kupang, menggunakan metode "Town Hall Meeting" yaitu pertemuan dengan jumlah massa terbatas dan memberikan kesempatan pada capres atau cawapres untuk memaparkan visi dan misi mereka.
Yudhoyono : Jangan Mudah Memberi Janji
KUPANG - Calon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan semua pihak tidak mudah berjanji karena semakin banyak janji semakin sulit menepati.
"Saya memilih tidak mudah berjanji, tidak mudah mengatasi masalah, tidak mudah memimpin negara, banyak saudara kita yang tidak sabar ingin banyak yang diubah dalam semalam, makin banyak janji sulit dipenuhi," kata Yudhoyono dalam kampanye terbatas di Gedung Olahraga Flobamora, Kupang, Minggu siang.
Ia menambahkan, dengan kondisi yang ada sekarang hendaknya rakyat memilih pemimpin yang sudah memiliki komitmen yang jelas terhadap penegakan hukum dan pemerintahan yang bersih.
"Saudara bebas memilih, mau pilih yang jelas komitmennya terhadap pemerintahan yang bersih, atau yang belum jelas komitmennya? Kalau janji semua orang bisa, saya lebih baik, saya lebih cepat...jangan terlalu mudah bikin janji," tegasnya.
Yudhoyono diawal orasinya mengatakan kota Kupang merupakan kota yang penuh dengan kenangan karena semasa menjadi perwira TNI, dirinya menghabiskan lima tahun penugasan di Timor-Timur dan sering mengunjungi Kota Kupang.
"Kota penuh kenangan, saya sering ke sini, lima tahun saya tugas di Timtim, setelah itu waktu saya jadi menteri sering ke sini, alhamdulillah saya bisa bertemu kembali dengan saudara-saudara, terobati sudah kerinduan saya," kenangnya.
Yudhoyono hadir didampingi oleh Ani Yudhoyono dan putra bungsunya Edhie Baskoro dan sejumlah ketua partai politik yang berkoalisi dengan Partai Demokrat.
Ketua parpol yang hadir adalah Presiden PKS Tifatul Sembiring, Ketua PKB Muhaimin Iskandar, Sekjen PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum Partai Demokrat Hadi Utomo.
Kampanye di Kupang merupakan rangkaian kampanye putaran pertama pilpres dengan kota-kota Malang, Kendari dan terakhir di Kupang.
Pola kampanye di Malang, Kendari dan Kupang, menggunakan metode "Town Hall Meeting" yaitu pertemuan dengan jumlah massa terbatas dan memberikan kesempatan pada capres untuk memaparkan visi dan misi mereka. (sihc/saci) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih