-MALANG — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan rasa prihatin atas jatuhnya helikopter TNI AU di Bogor, Jumat (12/6) siang, yang menewaskan dua penumpang. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Kepresidenan, Andi Malarangeng, di sela-sela kampanye SBY sebagai capres di Malang.
"Tentu saja Presiden Yudhoyono memerlukan laporan lengkap dari KSAU dan Panglima TNI. Setiap musibah tentu membuat kita prihatin," katanya.
Menurutnya, sampai saat ini Presiden masih menunggu laporan lengkap dari KSAU Marsekal Subandrio terkait kejadian itu. Andi menambahkan, Presiden dalam beberapa kesempatan telah mengingatkan agar personel TNI memerhatikan cuaca dan melakukan persiapan operasional yang baik sebelum menggunakan alutsista.
"Tetapi saat ini, Presiden masih menunggu laporan karena itu baru saja terjadi. Beliau saat ini mungkin sedang menerima laporan tersebut," kata Andi.
Ketika ditanya, apakah musibah ini membuat Presiden mengubah jadwal kampanye capres, Andi mengatakan hal itu baru bisa diputuskan setelah adanya laporan dari KSAU. "Paling tidak kita menunggu laporan awal, dari situ kita bisa tentukan langkah yang diperlukan," katanya. (sihc/skoc) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih