coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Sabtu, 20 Juni 2009

Prabowo: Hentikan Akal-akalan Terhadap Demokrasi

* PRESIDENTIAL *
-JAKARTA - Calon Wakil Presiden (Cawapres) Prabowo Subianto mengatakan, upaya dan pemikiran akal-akalan yang mempermainkan demokrasi harus dihentikan.Prabowo mengemukakan hal itu saat acara deklarasi dukungan organisasi Kebangkitan Pemuda Indonesia Timur (KPIT) Bersatu kepada pasangan Megawati-Prabowo di Jakarta.


Prabowo mengemukakan hal itu saat acara deklarasi dukungan organisasi Kebangkitan Pemuda Indonesia Timur (KPIT) Bersatu kepada pasangan Megawati-Prabowo di Jakarta, Kamis.

Dikatakannya, bangsa Indonesia telah memilih demokrasi sebagai alat untuk mewujudkan cita-cita bernegara, oleh karena itu sudah semestinya seluruh elemen bangsa menjaga demokrasi agar berjalan dengan benar.

"Kita telah memilih demokrasi, jadi mari kita jaga, jangan dibuat mainan. Pemikiran akal-akalan harus dihilangkan," katanya di hadapan lebih dari seribu orang massa KPIT Bersatu yang memadati areal Gedung Perwayangan Taman Mini Indonesia Indah, tempat acara deklarasi dilaksanakan.

Prabowo menyayangkan bahwa saat ini masih terjadi tindakan yang justru bertentangan demokrasi, salah satunya adalah upaya pemboikotan terhadap iklan politik yang dibuat pihaknya terkait Pilpres 2009 sehingga tidak bisa tayang di televisi.

"Ini kan tidak sesuai dengan demokrasi. Ini perampasan terhadap hak, khususnya hak untuk menyatakan pendapat," katanya.

Pada kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung terjadinya pengurangan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pilpres 2009 di sejumlah daerah.

Padahal, sesuai laporan justru terjadi peningkatan jumlah pemilih terdaftar dibandingkan dengan jumlah pemilih saat pemilu legislatif lalu.

"Ada apa ini? Jangan-jangan yang dikurangi TPS di basis Mega-Prabowo," katanya.

Pada bagian lain, Prabowo juga meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara pilpres agar menaati jadwal tahapan pilpres yang telah ditetapkan.

Ia berharap waktu pelaksanaan pilpres yang ditetapkan pada 8 Juli tidak mengalami perubahan.

Sementara itu, Ketua Umum KPIT Bersatu Muhammad Ebit Boy T mengatakan, untuk memenangkan pasangan Mega-Prabowo pihaknya telah menyiapkan kader militan sebagai tim sukses yang akan turun "door to door" dan sebagai saksi.

"Kami juga akan segera melakukan pertemuan konsolidasi kepala-kepala suku dan kepala adat se-Kawasan Indonesia Timur di Manokwari, Irian Jaya Barat," katanya. (sihc/saci) ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda