coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Sabtu, 20 Juni 2009

Mega-Pro Center Usulkan Harga BBM Flat Rp 3.500

* PRESIDENTIAL *
-BEKASI — Direktur Mega Prabowo Center, Mochtar Mohamad, menyatakan akan menawarkan konsep kepada Megawati Soekarnoputri dan pasangannya, Prabowo Subianto, harga BBM sebesar Rp 3.500 per liter flat selama lima tahun ke depan bila mereka terpilih dalam Pilpres 8 Juli 2009.

"Persoalan pelik yang dihadapi banyak masyarakat ekonomi menengah bawah adalah tidak stabilnya harga BBM hingga harga berbagai komoditas terus bergerak naik. Bila ada komitmen untuk tidak menaikkan BBM rakyat akan lebih memilih pemimpin seperti itu," kata Mochtar di Bekasi, Jumat (19/6).

Mochtar yang juga Wali Kota Bekasi itu menyatakan telah berkunjung ke daerah dan menemukan kenyataan bahwa persoalan mendasar yang dihadapi rakyat kecil seperti nelayan adalah mahalnya harga BBM yang berlaku hingga mereka sulit mendapat keuntungan ketika melaut.

Di Gorontalo, misalnya, nelayan kini terpaksa mencampur solar dengan minyak tanah untuk mengirit biaya melaut. Padahal, akibatnya akan fatal bagi mesin, tetapi cara itu harus dilakukan agar bisa mendapatkan sedikit keuntungan.

Ia mengatakan, harga BBM yang berlaku sekarang masih tinggi dan dari hitung-hitungannya pemerintah masih sanggup menjual BBM seharga Rp 3.500 per liter dalam rentang lima tahun ke depan.

"Daripada uang negara digunakan untuk menutupi utang BLBI dan penyelesaian lumpur Lapindo, akan lebih baik dana itu untuk menambah subsidi BBM selama lima tahun," ujarnya.

Ketika menyinggung harga minyak yang terlalu rendah bisa menyebabkan terjadinya penyelundupan minyak, ia menampik dan menyatakan harga minyak seperti premium di Indonesia sudah hampir sama dengan Singapura.

Ia menyatakan potensi minyak di Indonesia yang cukup besar bila dikelola dengan benar, maka negara bisa kembali mengekspor minyak dan subsidi minyak juga bisa ditekan. "Minyak mempengaruhi seluruh sektor. Sedikit saja harga minyak naik, dampaknya bisa dirasakan dengan kenaikan berbagai barang dan jasa, hingga pemimpin perlu mencari solusi dengan meningkatkan penerimaan negara di luar sektor nonmigas," ujarnya.

Di sisi lain, Mochtar juga menyatakan, perlunya penghapusan outsourcing dalam perekrutan tenaga kerja yang merugikan pekerja akibat pemotongan upah mereka oleh pihak ketiga.

Konsep penghapusan outsourcing tersebut telah mulai dikampanyekan Megawati/Prabowo dan mendapat respons positif dari pekerja yang jumlahnya dalam struktur statistik ketenagakerjaan paling dominan. (sihc/skoc) ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda