coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Senin, 15 Juni 2009

Mega – Pro Bersedia Teken Kontrak Politik Dengan Mahasiswa

* PRESIDENTIAL *
-JAKARTA - Tim kampanye nasional pasangan Capres Megawati-Prabowo (Mega-Pro) bersedia menandatangani kontrak politik dengan mahasiswa Indonesia pada 16 Juni 2009.
“Dari pasangan Mega-Pro sebetulnya kemarin (10/6) sudah mendatangani kontrak politik dengan mahasiswa. Namun puncaknya akan dilakukan pada 16 Juni mendatang,” kata Sekretaris I Tim Kampanye Nasional Mega-Pro, Hasto Kristianto saat peluncuran mobil kampanye di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis [11/06] .

Menurut Hasto, penandatangan kontrak politik tersebut akan dilakukan dengan seluruh mahasiswa Indonesia yang akan diwakili oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) maupun organisasi ekstra kampus lainnya.

“Kami tidak akan bicara soal penghapusan atau pencabutan UU BHP (Badan Hukum Pendidikan), tapi kami akan berbicara tentang sistem pendidikan nasional sebagai penopang ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Bagi Hasto, pembicaraan soal ekonomi kerakyatan akan tidak bermakna jika sistim pendidikan tidak menopangnya. “Spirit nasionalisme juga akan diperkuat, kalau ahli pangan di Indonesia bisa menemukan pengganti gandum, kenapa harus mengimpor gandum dari luar,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator BEM-SI Wahyu Suranto mengatakan, pihaknya sudah menawarkan kepada tim sukses setiap kandidat untuk menandatangani kontrak politik di acara Deklarasi Pemilu Damai Presiden dan Wakil Presiden yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta, Rabu (10/6) malam.

“Sayangnya, dari ketiga pasangan tersebut belum ada yang berani menandatangani kontrak politik yang kami buat,” katanya.

Kontrak politik yang ditawarkan mahasiswa tertuang dalam Tujuh Gugatan Rakyat (Tugu Rakyat), meliputi nasionalisasi aset strategis bangsa, mewujudkan pendidikan dan pelayanan kesehatan bermutu, terjangkau, dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Selain itu, kata dia, tuntaskan kasus BLBI dan korupsi Soeharto beserta kroni-kroninya sebagai perwujudan kepastian hukum di Indonesia, kembalikan kedaulatan bangsa pada sektor pangan, ekonomi dan energi, menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan bahan pokok bagi rakyat, serta tuntaskan reformasi birokrasi dan berantas mafia peradilan.

Terakhir, selamatkan lingkungan Indonesia dan menuntut Lapindo Brantas untuk mengganti rugi seluruh dampak dari luapan lumpur di daerah kerja mereka di Sidoarjo.

Menurut dia, pada acara Deklarasi Kampanye Damai, perwakilan BEM-SI bertemu dengan tim sukses kandidat, di antaranya Hatta Rajasa dan Andi Malarangeng (SBY-Boediono), Fuad Bawazir (JK-Wiranto) dan Fadli Zon (Mega-Prabowo).

Mereka belum berani teken kontrak karena butuh waktu untuk berunding dulu,” ujar Wahyu, yang juga Presiden Mahasiswa KM Institut Pertanian Bogor (IPB).

Untuk itu, kata Wahyu, pihaknya memberikan waktu selama sepekan kepada mereka untuk menandatangani kontrak politik tersebut. (sihc/sbsc)
***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda