coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Senin, 08 Juni 2009

Klarifikasi Tim Kampanye SBY-Boediono Akan Dibawa Ke Pleno

* PRESIDENTIAL *
-JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan klarifikasi kasus dugaan kampanye acara Silaturahmi Nasional Koalisi Parpol pendukung oleh tim kampanye SBY-Boediono akan dibawa ke pleno.

"Kami menerima masukan dari tim kampanye dan segera saja lakukan pleno," kata Ketua Badan Pengawas Nur Hidayat Sardini, di Kantor Bawaslu, Jakarta, Senin (8/6).

Ia mengatakan kasus dugaan kampanye diluar jadwal acara Silatnas pada 30 Mei 2009 telah menjadi kewenangan Markas Besar Kepolisian. Adapun tugas Bawaslu adalah untuk menindaklanjuti laporan yang masuk.

"Bawaslu menyerahkan ke polisi. Kami percayakan ke instansi lain itu," kata Nur Hidayat Sardini.

Anggota Bawaslu Wahidah Suaib mengatakan bahwa momentum klarifikasi sudah lewat. Sebab, Bawaslu telah memberikan waktu bagi tim kampanye untuk melakukan klarifikasi sebelum menyampaikan laporan kepada Mabes Polri. Karena itu, proses hukum tetap berjalan dan klarifikasi tersebut tidak akan dijadikan keterangan tambahan.

"Silakan klarifikasi di depan kepolisian. Kami kan hanya melaporkan dugaan pelanggaran. Pembuktian di kepolisian," kata Wahidah.

Ketika ditemui di tempat yang sama, Ketua Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono, Hatta Rajasa, mengakui pihaknya sudah menerima undangan klarifikasi pada 2 Juni dan 5 Juni 2009 lalu. Namun, telah terjadi kelalaian sehingga undangan tersebut tidak sampai di tangannya.

"Telah diterima petugas kami.Namun, surat tersebut tidak langsung disampaikan kepada saya. Kami akui kelalaian petugas kami. Meski sudah dilaporkan ke Kepolisian, namun ini klarifikasi kami," papar Hatta.

Siang tadi, tim Kampanye Nasional SBY-Boediono melakukan klarifikasi langsung ke Bawaslu terkait dugaan kampanye di luar jadwal. Klarifikasi dilakukan Ketua Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono, Hatta Radjasa didampingi Wakil Ketua Tim Kampanye Joko Suyanto, Sekretaris Tim Kampanye Marzuki Alie, Ketua DPP PPP Suryadharma Ali, Politisio PKS Adang Daradjatun, dan sejumlah pengurus partai mitra koalisi.

Seperti diketahui, acara Silatnas SBY-Boediono dianggap sebagai pelanggaran kampanye. Terkait hal ini, Bawaslu melaporkan ke Mabes Polri, Sabtu (6/6) malam. Sebagai terlapor di antaranya, capres SBY, Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan SBY-Boediono, Hatta Radjasa, Direktur Pemberitaan TVRI dan Pemimpin redaksi Metro TV. (sihc/skoc) ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda