-JAKARTA - Dukungan untuk pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) HM Jusuf Kalla dan Wiranto (JK-Wiranto) terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat. Secara bergantian, sejumlah eksponen masyarakat mendatangi Posko Slipi 2, Jalan Ki Mangun Sarkoro, Jakarta, guna memberikan dukungan kepada pasangan capres dan cawapres yang diusung Partai Golkar dan Partai Hanura tersebut.
Dukungan disampaikan oleh Forum Da'i Muda Indonesia, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Aliansi Muda Nasional (AMN), Urban Poor Consorsium (UPC), dan kalangan artis di bawah Selebriti Indonesia.
"Beliau (Jusuf Kalla--Red) mampu menyelesaikan masalah di tengah masyarakat dengan cepat, akurat, dan dengan win-win solution sehingga tidak ada satu pun masalah yang tidak dapat diselesaikan dengan damai," kata Ketua AMN Sirra Prayuna dalam keterangan pers bersama JK di Posko Slipi 2, Jalan Ki Mangun Sarkoro, Rabu (3/6).
Dukungan dari AMN terdiri dari 30 organisasi pemuda dan mahasiswa di seluruh Nusantara. "JK-Wiranto dinilai memiliki sifat dan karakter kepemimpinan, terutama JK yang cepat dan tangkas dalam menanggapi setiap permasalahan dan selalu berani mengambil risiko politik," ujarnya.
Sementara itu, dalam pertemuan JK dengan kaum miskin urban yang tergabung dalam Urban Poor Consorsium (UPC), Koordinator UPC Wardah Hafidz mengatakan, pihaknya ingin melakukan diskusi untuk mengetahui visi misi capres. "Sebagai pendidikan politik untuk kami," kata Wardah mewakili kaum miskin urban saat berdiskusi dengan JK.
Diskusi dibuka dengan pertanyaan salah seorang korban lumpur Sidoarjo bernama Fahmi, warga Porong, yang bertanya langkah konkret apa yang akan dilakukan JK hingga akhir masa jabatannya November nanti.
JK mengatakan, pemerintah akan terus berusaha menghentikan aliran lumpur. "Dengan teknologi apa saja, untuk menghentikan lumpur," kata JK. Sedangkan ganti rugi kepada warga, tetap menjadi tanggung jawab PT Lapindo. "Lapindo harus membayar segera," katanya.
Sementara itu, dukungan juga datang dari kalangan selebriti yang diwakili dengan kedatangan 60 artis, di antaranya Anwar Fuady, Paramitha Rusadi, Andi Soraya, Jarwo Kuat, dan Diah Permatasari.
Para artis ini di depan JK mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan JK-Wiranto. Para artis ini menggunakan seragam kaus berkerah berwarna hitam merah dengan tulisan "JK-Wiranto Cepat", nomor urut 3, dan bendera merah putih.
Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Nasional Pemenangan JK-Wiranto, Fahmi Idris, mengatakan, dukungan yang terus mengalir menunjukkan elektabilitas JK-Wiranto semakin menanjak. "Pada dasarnya masyarakat ingin berubah dan mereka melihat bahwa JK memberi harapan itu," kata Fahmi Idris.
Di tempat yang sama mantan Gubernur Provinsi DKI Jakarta juga memberikan dukungan kepada pasangan JK-Wiranto. Sutiyoso mengaku akan berkampanye untuk pasangan nomor tiga itu. "Ini kejelian beliau (JK) bagaimana melihat seorang tokoh yang kira-kira bisa membantu cukup berarti. Apalagi selama satu tahun, saya sudah menggalang dukungan," ujar Sutiyoso.
Sementara itu, tim kampanye pasangan JK-Wiranto mengajak warga Jawa Barat yang tidak menggunakan hak pilihnya (golput) pada pemilu legislatif lalu untuk ikut menyukseskan pemilu presiden mendatang.
"Jumlah pemilih yang golput pada pemilu legislatif lalu di Jabar sekitar 45 persen. Mereka kini kami rangkul," kata Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Jabar yang juga Ketua Tim Kampanye JK-Wiranto, Uu Rukmana.
Menurut dia, kelompok golput bisa dirangkul pada pemilu presiden mendatang karena figur JK-Wiranto menjanjikan perubahan.
Di tempat terpisah, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional JK-Wiranto Bidang Pencitraan, Indra Jaya Piliang, mengatakan, sampai saat ini di seluruh wilayah Indonesia sudah terbentuk tim sukses.
"Minggu lalu masih ada satu wilayah yang belum terbentuk di wilayah timur Indonesia, tapi Minggu ini sepertinya sudah selesai semua," katanya.
Sementara itu, politisi Partai Golkar Ferry Mursyidan Baldan mengatakan, untuk memenangkan JK-Wiranto, seluruh infrastruktur politik digunakan. "Tidak saja lembaga Partai Golkar dan Hanura, tetapi juga instrumen lain, seperti sukarelawan JK-Wiranto," ujarnya.
Di lain pihak, Koordinator Tim Kampanye Megawati-Prabowo (Mega-Pro) di Jabar, Ruddy Harsa Tanaya, mengatakan, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah strategis untuk memenangkan pasangan capres-cawapres nomor urut satu tersebut.
"Optimistis, perolehan suara untuk Mega-Pro di Jabar di atas 30 persen karena kader di provinsi ini solid," kata Ruddy yang juga Ketua DPD I PDIP Provinsi Jabar.
Ia juga mengatakan, seluruh kader PDIP mulai dari DPD hingga ranting (desa) diinstruksikan untuk mengawal DPT (daftar pemilih tetap).
Sementara itu, dukungan juga diberikan masyarakat yang tergabung dalam organisasi Kesatuan Penerus Perjuangan Republik Indonesia (KPP-RI) yang mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan capres cawapres Mega-Pro.
Mereka mendukung pasangan Mega-Pro karena tertarik ekonomi kerakyatan yang ditawarkan lebih terperinci dan realistis. Deklarasi ini diterima oleh Ketua DPP PDIP Sabam Sirait. Dalam sambutannya, Sabam menyampaikan terima kasih atas dukungan KPP-RI karena bersedia meneruskan perjuangan kemerdekaan Indonesia bersama Megawati dan Prabowo. "Mari kita merdeka sama-sama di dalam Republik Indonesia yang kita cintai ini," kata Sabam.
Di tempat terpisah, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Task Force SBY for President Djali Yusuf mengingatkan tim pemenangan SBY di daerah tidak mengumbar janji. "Tak perlu janji muluk," kata dia dalam pelantikan pengurus Task Force SBY for President Provinsi Kepulauan Riau di Batam, Rabu (3/6).
Ia mengatakan, untuk memenangkan SBY sebagai presiden, tim pemenangan cukup menceritakan kesenangan ketika SBY Susilo Bambang Yudhoyono menjadi presiden.
"Tim pemenangan harus mencari suara dengan santun," kata dia seraya menambahkan bahwa tim sukses SBY juga jangan menjelekkan kandidat presiden lain untuk mendapatkan suara.
Sementara itu, para capres dan cawapres diimbau agar keberpihakan terhadap wong cilik hendaknya jangan hanya dijadikan jargon-jargon tanpa ada bukti sedikit pun. (sihc/ssko) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih