coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Jumat, 29 Mei 2009

Wiranto: Netralitas TNI Tak Sekadar "Mengasramakan" Prajurit

* PRESIDENTIAL *
-JAMBI - Calon wakil presiden Wiranto mengatakan, netralitas TNI tidak bisa dilakukan dengan mengasramakan prajurit (prajurit tetap di asrama, red), menjelang Pemilu Presiden 8 Juli 2009.

"Saya kira tidak begitu caranya. Percuma saja, diasramakan kalau aktivitasnya tetap mengarah untuk tidak netral, termasuk dari pihak-pihak yang memanfaatkan TNI," katanya, usai melantik tim kampanye nasional Jusuf Kalla-Wiranto di Jambi, Rabu (27/5).

Yang utama adalah, bagaimana komitmen petinggi TNI untuk membuat TNI benar-benar netral tidak memihak satu pihak pada Pilpres 2009. "Komitmen dan budaya netral ini yang harus benar-benar ditegakkan," ujar mantan Panglima TNI itu.

Saat ini menurut Wiranto, sudah cukup baik TNI memiliki komitmen untuk tidak menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2009 dengan diterbitkannya buku saku "Netralitas TNI".

"Tetapi akan lebih lagi, bagaimana menata perilaku, sikap prajurit sehari-hari agar netralitas bisa ditegakkan. Itu dari sisi internal TNI," katantya.

Sementara sisi ekstenal, Wiranto mengatakan, semua pihak baik yang memiliki kewenangan atau otoritas politik maupun tidak, termasuk partai politik, harus menghormati netralitas TNI.

"Tidak boleh ada pihak manapun dan otoritas politik apapun yang dapat menggunakan TNI untuk kepentingan politiknya," tegasnya.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso mengatakan, akan mengasramakan para prajurit dua hari menjelang Pilpres 8 Juli mendatang.

Delapan Persen

Pada kesempatan itu pula, Wiranto mengatakan, perekonomian Indonesia bisa bertumbuh hingga delapan persen dengan menggerakkan sektor riil secara optimal.

"Sekarang ini sistem perekonomian yang dibangun sudah baik, hanya belum mampu membawa kemakmuran dan kesejahteraan bagi rakyat, bahkan sistem yang sekarang belum mampu membawa Indonesia unggul dalam persaingan global," tuturnya.

Oleh karena itu, menurut Wiranto, pasangan Jusuf Kalla-Wiranto jika nanti memenangkan Pilpres 2009 akan mencoba untuk memajukan sisten ekonomi nasional yang lebih baik dengan menggiatkan sektor riil, hingga akan mendongkrak angka pertumbuhan delapan persen dan mampu bersaing secara global.

Wiranto melakukan kunjungan ke Jambi untuk melantik tim kampanye nasional pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Jusuf Kalla-Wiranto Provinsi Jambi. (sihc/saci) ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda