-MAKASSAR — Kekeliruan menyebut Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai presiden memang kerap terjadi di berbagai acara dan kerap membuat Kalla tersipu malu. Namun, kekeliruan di masa pemilu presiden 2009 diamini Kalla.
"Sejak dahulu, orang sering salah menyebut. Kalau disebut sebagai wakil gubernur, saya tersinggung. Tetapi kalau ke atas, saya jadikan doa. Terima kasih atas doa baik yang disengaja atau tidak disengaja," ujar Kalla saat membuka rakernas dan hari lahir ke-63 Muslimat Nahdlatul Ulama di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (29/5).
Yang salah ucap menyebut Kalla sebagai presiden adalah Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat NU Kofifah Indar Parawansa saat memberi laporan. Meskipun keliru, Kofifah tidak meralatnya.
"Saya mohon diampuni saja," ujar Kofifah disambut tepuk tangan dan tawa ribuan perempuan yang memenuhi Celebes Convention Center. (sihc/skoc) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih