-JAKARTA - Mantan Pimpinan Pengurus Pusat Muhamaddiyah, Syafi'i Ma'arif, mengatakan peran Wakil Presiden Jusuf Kalla sangat besar dalam merumuskan kebijakan pemerintah dibandingkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia menyebutnya: JK The Real President. "Kebijakan yang sifatnya praktis itu dari otak JK," katanya Syafi'i, Rabu (26/11).
Ia mengaku mengetahui kondisi presiden dan wakil presiden itu dari orang dalam. "Keputusan itu banyak diambil oleh JK," ujarnya. Ia mencontohkan kebijakan terkait keamanan dan kenaikan bahan bakar minyak. Lantas apa peran Yudhoyono? Menurut Buya, panggilan Syafi'i, ia lebih banyak mengurusi hubungan luar negeri.
Ia menambahkan, dengan urusan luar negeri, Yudhoyono yang mendapatkan popularitas lebih tinggi dibandingkan JK. "Pamor SBY masih kuat," katanya. Menurutnya, kultur politik di Indonesia lebih memandang pada tampang yang bagus dan tidak ceplas-ceplos. "SBY pandai menjaga citra dirinya," katanya.
Kondisi ini sangat berbeda dengan masa pemerintahan Soekarno-Hatta. "Saat itu, Soekarno sebagai gasnya, Hatta sebagai remnya. Kalau sekarang justru terbalik," katanya. Jusuf Kalla, kata Syai'i, belum mau menjadi nomor satu karena dalam berbagai survei dan poling suaranya tidak terlalu signifikan. (sihc/stic) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih