-LAMONGAN - Calon wakil presiden Prabowo Subianto menegaskan, Pemilu Presiden (Pilpres) 2009 satu putaran boleh saja dilakukan asalkan dilaksanakan secara demokratis. "Satu putaran tidak apa-apa, silahkan saja. Asal jelas aturan mainnya," katanya, di hadapan unsur petani, peternak, nelayan, tokoh masyarakat dan akademisi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Rabu.
Jangan sampai, lanjut Prabowo, pilpres satu putaran tidak menghasilkan pemerintahan demokratis yang ditandai dengan manipulasi, kecurangan dan rekayasa. "Ada laporan sejumlah surat suara termasuk yang nomor satu, sudah sobek. Ini yang perlu diwaspadai dan terus diawasi," ujarnya.
Pilpres satu putaran, tambah mantan Komandan Jenderal Kopassus itu, harus benar-benar mencerminkan kepentingan rakyat.
Pada kampanyenya di Lamongan, pasangan calon wakil presiden dari calon presiden Megawati Soekarnoputri itu menegaskan, Indonesia adalah negara yang kaya sumber daya alam namun banyak yang bocor keluar negeri.
Dalam lima tahun terakhir, angka kebocoran nasional rata-rata Rp200 triliun. Belum lagi, setiap tahun sebenarnya ada surplus ekspor impor rata-rata 25 miliar dolar AS, setidaknya untuk 12 tahun terakhir.
Pada kesempatan itu, Prabowo juga menegaskan bahwa jika terpilih bersama Megawati Soekarnoputri dalam Pemilu Presiden 8 Juli mendatang, akan menolak penjualan BUMN.
Pasangan capres/cawapres itu juga bertekad untuk memberikan kesejahteraan rakyat yang lebih baik, dengan menciptakan lapangan kerja yang memadai, layanan kesehatan dan pendidikan yang terjangkau.
"Ini bukan angin surga saudara-saudara, karena kita punya potensi dan kekayaan alam yang mendukung untuk melakukan perubahan yang lebih baik," demikian Prabowo.(sihc/saci) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih