coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Jumat, 26 Juni 2009

Megawati: Hindari Politik Uang

* PRESIDENTIAL *
-MAGELANG - Calon Presiden, Megawati Soekarnoputri, mengingatkan masyarakat untuk menghindari praktik politik uangdalam Pemilu Presiden (Pilpres) 8 Juli 2009.

"Setiap orang butuh uang, tetapi uang tidak bisa membeli harga diri. Kalau harga diri dijual murah, apalagi yang kita punya?," katanya saat pidato politik dalam kampanye tertutup pilpres di Gedung "Tri Bhakti", Kota Magelang, Jawa Tengah, Selasa.

Calon pemilih dalam pilpres mendatang, katanya, jangan sampai terlena oleh oknum dan pihak lain yang hendak melakukan praktik politik uang.

Mereka, katanya, juga harus terbebas dari berbagai tekanan dari mana pun dalam memberikan suaranya di berbagai Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ia menyatakan perlunya pilpres yang berlangsung secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

"Rakyat harus bangga menggunakan hak suaranya di TPS, tanpa diganggu," katanya.

Ia mengatakan, pilpres satu putaran tidak ada artinya jika diwarnai dengan suatu tekanan oleh oknum atau pihak tertentu kepada masyarakat dan praktik politik uang.

Ia mengatakan, masyarakat kini sudah cerdas dalam menentukan pilihan politiknya. Mereka tidak boleh berada dalam keadaan takut saat memberikan hak suaranya dalam pilpres mendatang.

"Ini pemilu langsung yang kedua, rakyat makin cerdas memilih, tidak boleh ditakut-takuti, bukan waktunya menakut-nakuti lagi," katanya.

Pada kesempatan itu Megawati juga mengatakan dirinya membutuhkan dukungan penuh untuk menang dalam pilpres mendatang karena pesta demokrasi itu bukan sekadar memilih presiden untuk periode lima tahun mendatang.

"Pemilu bukan sekadar memilih presiden tetapi pemimpin Indonesia. Kalau semua dihargai dengan uang, itu mempersempit pikiran kita, kita tidak punya pikiran yang baik," katanya.

Minta Restu Mau Debat


Calon Presiden Megawati Soekarnoputri meminta restu dari para kader PDI Perjuangan untuk mengikuti debat putaran kedua di televisi pada 25 Juni.

"Mohon doa dan restu, supaya kalau mengikuti debat, saya dapat mensosialisasikan hal-hal apa saja yang telah saya lakukan," kata Megawati di Magelang, Selasa, dalam kampanye tertutup di Magelang, Jawa Tengah.

Pada debat nanti Megawati berjanji mensosialisasikan berbagai hal yang telah dilakukan dan belum diselesaikan sewaktu menjabat presiden, serta akan memaparkan program kepresidenannya.

Ia mengatakan, sejak 20 Juni dia berkampanye dengan menyusuri kawasan selatan Pulau Jawa dan pada 24 Juni akan kembali ke Jakarta.

"Besok saya kembali ke Jakarta untuk tanggal 25 Juni 2009 mengikuti debat capres kedua kali," kata Megawati yang berpasangan dengan Prabowo Subianto.

Pada kesempatan itu Megawati juga menjelaskan bahwa Jateng merupakan basis dukungan yang kuat baginya dan selalu kompak mendukungnya sejak Pemilu 2004 hingga sekarang. (sihc/saci) ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda