-JAKARTA - Calon wakil presiden Prabowo Subianto mengatakan, Indonesia kini tengah mengalami degradasi sistematis, sehingga perlu perubahan strategi dan haluan untuk bangkit menjadi negara yang lebih baik di masa datang.
Dalam debat calon wakil presiden putaran pertama di Jakarta, Selasa [23/06] malam, mantan Panglima Kostrad itu memaparkan, sistem pemerintahan disertai paham ekonomi liberal yang selama ini dianut, terbukti tidak mampu membawa kesejahteraan dan kemakmuran berkeadilan bagi rakyat Indonesia.
“Setelah 64 tahun merdeka, masih banyak rakyat Indonesia yang mengalami kemiskinan, utang luar negeri yang terus meningkat, padahal bangsa dan negara ini memiliki kekayaan melimpah,” katanya.
Prabowo yang mengenakan kemeja batik lengan panjang bercorak kemerahan mengatakan, berbagai persoalan yang terjadi di negara Indonesia seperti konflik horisontal, konflik vertikal, banyaknya bencana alam, kecelakaan transportasi, tak lain dikarenakan pemerintah telah mengalami degradasi kapasitasnya.
“Konflik tidak terlepas dari kemampuan negara ini untuk memenuhi kebutuhan dasar warga negaranya secara adil dan merata. Sepanjang kebutuhan dasar tidak terpenuhi maka mereka akan mencari jalan sendiri,” tuturnya.
Terkait pendidikan, mantan Komandan Jenderal Kopassus itu mengatakan, pendidikan harus dilakukan secara merata menjangkau seluruh rakyat Indonesia.
“Perlu ada investasi besar-besaran untuk menjadikan pendidikan yang lebih maju, lebih menjangkau masyarakat banyak secara adil, agar dihasilkan manusia Indonesia berkualitas,” katanya.
Untuk mewujudkan negara yang bebas konflik, pendidikan yang layak dan menjangkau semua lapisan masyarakat diperlukan perekonomian yang kuat. Sistem perekonomian yang berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.
“Jangan ada lagi, sumber daya alam kita, kekayaan kita yang lari keluar negeri. Tapi bagaimana kekayaan alam, sumber daya manusia yang ada dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat hingga kita bisa jadi bangsa dan negara yang berdikari dan terhormat sejajar dengan bangsa lain,” kata Prabowo.
Dengan perekonomian yang kuat, lapangan kerja terbuka lebar, sarana prasarana pendidikan akan terbangun lebih banyak dan menjangkau semua lapisan, infrastruktur, sarana transportasi akan terpelihara dengan baik, hingga tak ada lagi kecelakaan transportasi beruntun.
Dalam debat cawapres yang dipandu oleh Komaruddin Hidayat itu, ada enam pertanyaan yang harus dijawab oleh masing-masing kandidat antara lain bidang pendidikan, ideologi, agama, dan penanganan konflik. (sihc/sbsc) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih