-JAKARTA - Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla dituding tidak memperjuangkan rakyat di saat kondisi krisis. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Pramono Anung Wibowo, menilai pemerintahan sekarang hanya mencari simpati.
Ia mencontohkan cara presiden menghadapi krisis, yaitu memanggil menteri dan para pengusaha untuk mencari solusi. Kemudian pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak jenis premium dan solar. "Strategi ini dimanfaatkan," katanya.
Pramono menjelaskan, pemerintahan Yudhoyono tidak memiliki solusi yang konkret dalam menghadapi krisis terutama pada tahun depan. "Tidak ada pesan dan komunikasi kepada rakyat, apa yang akan dilakukan pemerintah," katanya. "Rakyat dibiarkan mencari solusi sendiri." Rakyat, kata dia, harus siap menghadapi berbagai tekanan kesulitan. "Makin menderita," ujarnya.
Dia mengatakan, calon pemimpin ke depan bukan yang sekedar memberi bantuan langsung tunai dan mencari popularitas. "Pemimpin harus punya determinasi dan tidak populer. Tapi bisa membangun karakter bangsa untuk bangkit dari keterpurukan." (sihc/stic)
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih