-JAKARTA - Partai Demokrat menyatakan belum pasti akan memasangkan Susilo Bambang Yudhoyono dengan Ketua Umum Partai Gokar Jusuf Kalla pada pemilihan presiden 2009. "Kami belum menentukan sikap," kata Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Marzuki Ali saat dihubungi Tempo Minggu (14/12). Menurut dia, pengusungan duet Yudhoyono-Kalla tergantung hasil pemilihan legislatif. "Dan tergantung Partai Golkar juga," katanya.
Marzuki melanjutkan, Demokrat terbuka untuk berkoalisi dengan partai mana saja dalam pemilihan presiden. "Tidak mungkin kalau maju sendiri," katanya. "Siapa pun pasangannya, nanti tergantung koalisinya dengan siapa," katanya.
Dia menegaskan, partainya tak akan menjaring calon pendamping Yudhoyono sebelum pemilihan legislatif dilaksanakan. Calon wakil presiden Demokrat, kata dia, baru akan ditentukan pada Rapat Pimpinan Nasional partai setelah pemilihan legislatif.
Manuver Megawati
Partai Demokrat menyatakan tak terpengaruh oleh upaya PDI Perjuangan menjaring calon wakil presiden pendamping Megawati Soekarnoputri pada pemilihan presiden 2009. "Itu manuver politik saja," kata Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Marzuki Ali saat dihubungi Minggu (14/12).
Menurut Marzuki, partainya tak akan latah untuk menjaring calon pendamping Susilo Bambang Yudhoyono. "Kami konsisten dengan apa yang pernah kami sampaikan," ujarnya. Sebelum pemilihan presiden, kata dia, partai hanya fokus pada pemilihan legislatif. "Setelah itu baru berpikir siapa calon wakil presidennya," katanya.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Pramono Anung, menyatakan PDI Perjuangan terus menjaring calon pendamping Megawati untuk pemilu tahun depan. Sri Sultan yang juga Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta itu disebut-sebut masuk dalam kans mendampingi Mega.
Megawati jumat kemarin mengundang sejumlah tokoh dalam peluncuran bukunya "Mereka Bicara Mega" di Hotel Sultan, Jakarta. Sejumlah tokoh diundang dalam acara itu, termasuk Sultan. (sihc/stic)
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih