coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Selasa, 02 Desember 2008

SBY Waspadai Teror di Tahun Pemilu

* PRESIDENTIAL *
-JAKARTA - Belajar dari peristiwa politik di Thailand dan aksi teror di Mumbai, India, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merapatkan barisan untuk meningkatkan kewaspadaan Indonesia jelang Pemilu 2009 mendatang. Jajaran TNI, Polri dan intelijen pun walhasil menerima instruksi terkait hal ini.

"Saya sudah menginstruksikan jajaran TNI, Polri, dan Intelijen untuk melakukan semacam gladi atau exercise untuk mengasah kesiagaan, estimasi, keterampilan dalam rangka pencegahan aksi-aksi terorisme, kerusuhan," ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat memberi keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (1/12).

Presiden Yudhoyono menjelaskan, instruksi pengamanan Pemilu 2009 juga berisi tindakan sigap dan tepat memberangus teror dan aksi kerusuhan bila terjadi. "Apabila terjadi hal-hal yang mengarah ke situ, bisa dilakukan langkah-langkah yang cepat dan tepat," katanya.

Menurut Presiden Yudhoyono, 2009 merupakan tahun Pemilu. Dan sudah hampir pasti situasi politik nasional menghangat. Bahkan tidak tertutup kemungkinan ketegangan sosial di antara masyarakat terjadi.

"Saya berharap (saat itu) kita semua bisa menahan diri, dan bisa menjalankan demokrasi secara tertib. Mari kita pelihara, jaga, dan berikan peluang rakyat kita dengan aman, bebas, tertib bisa menyalurkan aspirasi dan pilihan," ucapnya.

Eyang dari Almira Tunggadewi Yudhoyono ini mengatakan, bila memang memungkinkan, pada Pemilu 2009 pengerahan massa secara akbar dihindari. Pasalnya, pengerahan massa dengan berbagai motif apabila disertai dengan tindakan-tindakan yang tidak tepat bisa menimbulkan gangguan ketertiban dan keamanan publik. "Yang jelas akan membawa keburukan bagi bagsa kita," ujarnya. (sihc/skoc) ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda