-JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terus menyeleksi calon pendamping Megawati di Pilpres 2009. Membangun komunikasi yang baik dengan beberapa tokoh terus dilakukan, termasuk dengan Golkar.
"Tentunya Mba Mega dekat dengan siapa saja. Tidak menutup kemungkinan dengan Golkar. Dengan siapa saja kita bisa bekerja sama," ujar Sekjen PDIP Pramono Anung.
Hal itu disampaikan Pramono di sela-sela acara Ngopi Bareng Jakarta Political Club bertajuk '15 Pemimpin Muda Berpengaruh di Tahun 2008' di Hotel Ritz Carlton, Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (16/12/2008).
Menurut Pram, biasa dia disapa, partainya belajar dari kekalahan pada Pilpres 2004 lalu dalam mencari cawapres.
"Apa yang akan dipasangkan dengan Mba Mega akan relatif dinamis dibanding dengan 2004 yang lalu di mana kita belajar dari kegagalan," imbuh Pram.
Rabu (10/12/2008) lalu, Megawati bertemu Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Surya Paloh. Mereka bertemu di Studio Metro TV. Mega yang didampingi Taufiq Kiemas dan putrinya, Puan Maharani datang ke media milik Surya Paloh itu untuk syuting dalam acara Kick Andy.
"Wajar kan kalau Surya Paloh sebagai pemilik Metro TV menjemput dan menemuinya saat tiba di Metro TV," kata Ketua PDIP Tjahjo Kumolo saat dihubungi detikcom, Kamis (11/12/2008) lalu. (sihc/sdtc) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih