coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Minggu, 21 Juni 2009

Tim JK-Wiranto Usul Capres Saling Bertanya

* PRESIDENTIAL *
-JAKARTA — Debat pertama antarcalon presiden dua hari lalu mendapat kritikan tajam. Debat dinilai 'garing' dan tidak diwarnai nuansa perdebatan. Tim JK-Wiranto justru mengusulkan agar sesi bertanya antarcalon kembali diadakan. Seperti diketahui, KPU menghapus sesi di mana para calon diberikan kesempatan bertanya secara langsung kepada kompetitornya atas persetujuan tim masing-masing calon. Apakah Tim JK-Wiranto berubah pikiran?

"Kami akan mengusulkan agar ada perdebatan antarcapres, saling bertanya satu sama lain. Kemarin itu, dihapuskan atas permintaan salah satu pasangan yang kemudian kami setujui," kata anggota Tim Kampanye JK-Wiranto, Indra Jaya Piliang, Sabtu (20/6), seusai mengisi diskusi mingguan Radio Trijaya, di Jakarta.

Usulan tersebut akan kembali disampaikan kepada KPU, dan diharapkan disetujui oleh tim pasangan SBY-Boediono dan Mega-Prabowo. Selain itu, Indra juga berharap, setting panggung debat dirancang tidak terlalu kaku. Salah satunya dengan menyingkirkan podium yang menurutnya menimbulkan kesan tegang pada para capres.

"Podium dihilangkan saja supaya lebih asik," ujarnya.

KPU juga diharapkan mengubah aturan, di mana para capres dan cawapres boleh didampingi oleh ahli yang ada di timnya saat perdebatan berlangsung. Alasan yang diutarakan Indra, dalam melaksanakan tugasnya, Presiden tidak pernah berpikir sendiri.

"Presiden itu membawahi sekitar 36 menteri dan setingkat menteri. Dalam memutuskan juga selalu meminta pendapat menteri, tidak pernah berpikir sendiri. Jadi tidak ada salahnya, ketika debat juga didampingi ahli," kata politisi Golkar ini. (sihc/skoc)
***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda