coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Senin, 15 Juni 2009

Survei SSS: Dukungan pada SBY-Boediono Turun

* PRESIDENTIAL *
-JAKARTA — Meski tetap berada pada peringkat pertama, dukungan untuk pasangan capres cawapres SBY-Boediono menurun. Demikian hasil survei Sugeng Sarjadi Syndicate (SSS) tanggal 5-9 Juni 2009. Sekitar 52,5 persen responden mengaku akan mendukung pasangan SBY-Boediono jika pilpres diadakan pada hari survei dilakukan.

Sementara itu, pasangan Megawati-Prabowo hanya memperoleh 24,4 persen dukungan dan pasangan JK-Wiranto sebesar 20,2 persen. Responden yang tidak menjawab hanya sekitar 2,9 persen.

Dibanding sebagian besar survei lainnya yang menunjukkan tingginya peringkat pasangan SBY-Boediono dengan dukungan di atas 60 persen, Direktur Eksekutif SSS Totok Sugiarto mengatakan bahwa survei SSS memang lain. Dukungan terhadap pasangan SBY-Boediono tampak menurun. "Hasil tersebut menunjukkan penurunan dukungan bagi SBY-Boediono," tutur Totok dalam rilis survei SSS di Hotel Four Season, Sabtu (13/6).

SSS memperkirakan sejumlah faktor yang memengaruhi penurunan dukungan terhadap pasangan bernomor urut dua ini, seperti komentar berbau SARA dari Ruhut Sitompul tentang peran masyarakat Arab, komentar SBY yang menyinggung kelompok pengusaha, dan isu neoliberalisme yang menerpa Boediono.

Bila demikian halnya, diperkirakan pasangan SBY-Boediono tidak akan menang dalam satu putaran. Pasalnya, dalam tiga minggu ke depan, apa pun bisa terjadi, apalagi dengan fenomena penurunan seperti ini. Demikian diungkapkan Totok.

Incumbent memang masih di peringkat atas. Namun, selisih dukungan dengan pasangan lain makin dekat. "Kalau kecenderungannya begini, SBY-Boediono bisa mendapat di bawah 50 persen nanti dan pilpres bisa terjadi dua putaran kalau tidak ada peristiwa-peristiwa yang terlalu berpengaruh," tandas Totok.

Berdasarkan data yang dihimpun SSS, survei Lembaga Survei Nasional (LSN) di tanggal 27 Mei 2008 menunjukkan 67,1 persen dukungan SBY-Boediono, Mega-Pro (11,8 persen) dan JK-Win (6,7 persen).

Survei Lembaga Survei Indonesia (LSI Syaiful Mudjani) di tanggal 4 Juni 2009 menunjukkan dukungan untuk SBY-Boediono (71 persen), Mega-Pro (16,4 persen) dan JK-Win (6 persen).

Hasil survei kedua LSN di tanggal 9 Juni 2009 menunjukkan dukungan untuk SBY-Boediono (62,5 persen), Mega-Pro (14,2 persen) dan JK-Win (11,4 persen).

Hasil survei Reform Institute di tanggal 10 Juni 2009 menunjukkan dukungan untuk SBY-Boediono (62,92 persen), Mega-Pro (16,99 persen), dan JK-Win (11,31 persen).

Yang terakhir, hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI Denny JA) di tanggal 12 Juni 2009 menunjukkan dukungan untuk SBY-Boediono (63,1 persen), Mega-Pro (16,4 persen) dan JK-Win (5,9 persen). (sihc/skoc) ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda