-MANADO - Calon Presiden dari PDIP dan Partai Gerindra, Megawati Soekarno Putri, menyesalkan sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menghapus 68.000 Tempat Pemungutan Suara (TPS). "Seharusnya KPU memberitahukan atau mengoordinasikan dengan parpol-parpol pengusung Capres-Cawapres, kenapa TPS sebanyak itu dihapus," kata Megawati kepada wartawan, disela-sela makan malam bersama tokoh agama dan Pengurus PDIP Sulawesi Utara (Sulut), di Manado, Jumat (12/6).
PDIP akan melakuan protes kepada KPU agar lembaga penyelenggara Pemilu itu menjelaskan dan mengklarifikasi alasan penghapusan TPS. Megawati yang didampingi langsung Gubernur Sulut, SH Sarundajang dan Ketua PDIP Sulut, Freddy Sualang itu, mengharapkan setiap persoalan yang dialami selama tahapan Pemilu hingga Pilpres, harus disosialisakan ke parpol.
Sementara itu, terkait dengan masih amburadulnya Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilu legislatife 9 April 2009 lalu, diharapkan tidak berimbas buruk pada pelaksanaan Pilpres 8 Juli 2009.
Dari 26 juta pemilih yang terdaftar di DPT tambahan untuk ikut Pilpres, ternyata masih banyak lagi warga yang belum dapat surat panggilan untuk memilih pada Pilpres mendatang.
Pada tatap muka Capres Megawati dengan pengurus PDIP dan tokoh agama se-Sulut, Gubernur Sulut SH Sarundajang, yang diusung PDIP pada Pemilihan Gubernur tahun 2005 lalu, memaparkan kondisi daerah pasca kegiatan World Ocean Conference (WOC).
Megawati dijadwalkan akan mengikuti kampanye rapat umum di Manado pada 13 Mei 2009, di Lapangan Mega Mass, yang diperkirakan mencapai ratusan ribu massa dari 14 kabupaten dan kota. (sihc/skoc) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih