coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Jumat, 12 Juni 2009

Kalla: Siapapun Yang Terpilih Harus Didukung

* PRESIDENTIAL *
-JAKARTA - Calon Presiden M Jusuf Kalla menegaskan siapapun yang terpilih dalam pemilu presiden 2009 maka ia adalah presiden bagi seluruh rakyat Indonesia yang harus didukung bersama.

"Siapapun yang menang akan kita dukung bersama karena merupakan presiden kita semua," kata Jusuf Kalla saat memberikan pidato politik pada deklarasi pemilu damai yang bertema "Pemilu Penuh Persaudaraan" di Jakarta, Rabu malam.

Sebelumnya capres Megawati dan Susilo Bambang Yudhyoyono serta cawapres Prabowo dan Boediono juga menyampaikan pidato politiknya.

Menurut Jusuf Kalla pilpres artinya meminta keputusan dari rakyat siapa yang akan diberikan mandat untuk memimpin bangsa ke depan.

"Saya merasa kami (JK-Wiranto) adalah yang terbaik. Tapi kalau kami tidak menang berarti ada yang lebih baik dan kami akan mendukungnya," kata Kalla yang disambut tepuk tangan meriah.

Lebih lanjut Kalla mengharapkan pilpres bisa berlangsung dengan penuh perdamaian. Dan untuk itu pilpres harus dilaksankan sesuai dengan aturan-aturan yang ada.

"Karena dengan aturan akan terjaga keadilan. Dan keadilan akan membuahkan kedamaian," kata Kalla.

Kalla mengingatkan agar semua pihak, seperti KPU dan aparat keamanan bisa bersikap netral. Khusus untuk media masa, Kalla meminta bisa menjaga sikap independennya.

Menurut Kalla, pilpres mendatang harus berlangsung dengan sempurna karena dengan itu akan terbentuk pemerintahan yang baik, yang dipercaya masyarakat dan kuat.

"Pemerintah yang dibentuk dengan kekurangadilan akan tidak kuat dan kurang dipercaya rakyat," kata Kalla yang disambut tepuk tangan.

Dalam pidatonya Kalla juga sempat melontarkan gurauannya bahwa biasanya yang berpidato terakhir adalah inspektur upacara.

Dan diakhir pidatonya Kalla menutupnya dengan sebuah pantun. (sihc/skoc) ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda