-SEMARANG - Wakil Presiden Jusuf Kalla berjanji membantu pembiayaan rumah susun sewa bagi mahasiswa di Universitas Islam Sultan Agung. "Rusunawa mahasiswa, konsep itu sangat tepat sehingga perlu dikembangkan," kata Kalla saat meresmikan rumah susun sewa bagi mahasiswa, Jumat (12/6).
Bantuan pemerintah pusat melalui Menteri Perumahan Rakyat berupa dana pembangunan sejumlah Rp 8,9 miliar. Asrama lama hanya bisa menampung 80 mahasiswa, sedangkan rumah susun yang baru mampu menampung 400 mahasiswa.
Rumah susun, kata Kalla, perlu dibangun di perkotaan sehingga masih tersedia lahan untuk lapangan hijau, daerah resapan, dan wilayah bermain untuk anak. "Tak tergerus bila ada perumahan susun," ujarnya.
Kalla mengatakan pemerintah harus mendukung upaya masyarakat mengembangkan pendidikan karena pendidikan akan menjadi dasar kemajuan bangsa. Dengan demikian, perbaikan kualitas sumber daya manusia terjadi secara bertahap.
"Upaya pendidikan pemerintah dan swasta tidak dibedakan. Negara punya kewajiban memenuhi hak pendidikan untuk rakyat," katanya.
Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengatakan pemerintah daerah mengalokasikan 20,98 persen dari anggaran tahun ini atau Rp 1,4 triliun untuk masalah kemiskinan. "Termasuk pemberdayaan BLK (Balai Latihan Kerja) untuk siapkan tenaga kerja," ujarnya.
Kalla didampingi Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo, Menteri Perumahan Rakyat Yusuf Asyari, dan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo. (sihc/stic) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih