coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Kamis, 27 November 2008

Kedatangan Wapres Dituding Hanya Hamburkan Uang Negara

* PRESIDENTIAL *
-MEDAN - Kunjungan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla ke lokasi rencana Bandara Kualanamu (Sumatera Utara) dinilai tidak memiliki urgensi dan hanya menghambur-hamburkan uang negara.

Demikian tudingan Wakil Ketua FPAN DPRD Sumut Abdul Hakim Siagian SH MHum kepada wartawan, Senin (24/11) di gedung dewan terkait dengan kunjungan Wapres JK ke Bandara Kualanamu Jumat (21/11). “Padahal masyarakat Sumut membutuhkan adanya realisasi pembangunan bandara tersebut, bukan kedatangan Wapres yang sudah ketiga kalinya, namun hanya CNN (Cuma nengok-nengok),” cetus Hakim Siagian.

Kedatangan JK ke Sumut dalam agendanya sebagai kapasit Ketua Umum DPP Partai Golkar untuk melakukan aktivitas partai, tapi dimanfaatkan untuk kunjungan ke bandara Kualanamu menurut Hakim Siagian dari sisi manapun tidak ada urgen kunjungan tersebut.

“Artinya, tidak ada manfaatnya JK ke bandara Kualanamu, tapi menambah perih perasaan masyarakat Sumut, sebab yang dibutuhkan realisasi pembangunan bandara itu agar tidak terus ditunda-tunda,” ujarnya.

Dari kunjungan Wapres ke bandara Kualanamu itu, lanjut Hakim Siagian, siapapun tahu cukup besar uang negara yang dihambur-hamburkan, karena dengan menggunakan protokoler tentu menguras uang negara.

Padahal yang diberikan kepada pemerintah daerah hanya sebuah statemen soal Nopember 2009 bandara sudah dioperasionalkan.

“Bila hanya menginformasikan statemen itu, menurut kita tidak perlu. Kita sarankan, yang terakhir kunjungan pejabat pusat ke daerah yang tidak bermanfaat. Lebih baik mereka tidak datang ke daerah ini, tapi masalah proyeknya bisa tuntas. Berhentilah berjanji-janji, apalagi hanya sekedar CNN,” katanya.

Apalagi, lanjutnya bandara di daerah lain yang tidak begitu urgen sudah lama selesai dan diresmikan. Kalau perlu, setelah bandara Kualanamu selesai tak perlu acara ceremonial peresmian, karena akan menghambur-hamburkan uang negara, tapi cukup peresmian jarak jauh.

Caleg DPR-RI Sumut II dari PAN ini mengatakan, pantas dipertanyakan urgensi kunjungan JK ke bandara Kualanamu Wajar kalau rumor berkembang menyebutkan pemerintah pusat menganaktirikan bandara Kualanamu, bahkan bukan hanya bandara, tapi dibidang lain juga Sumut dianaktirikan, seperti jalan negara di Sumut yang hancur lebur merupakan tanggung jawab pusat di daerah.

Demikian halnya dibidang lain, misalnya pertanian yang menjadi porsi pusat sawah diatas 3000 ha lebih banyak tidak terurus dan masalah-masalah yang ada terus menjadi lingkaran setan. Begitu juga usaha kecil mikro, Sumut kesannya didiskriminasikan. Padahal sumbangan Sumut ke pusat dari sektor perkebunan luar biasa besar. (sihc/sbsc)
***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda