coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Minggu, 21 Juni 2009

Wiranto: Indonesia Semakin Tertinggal

* PRESIDENTIAL *
-PALANGKARAYA — Calon wakil presiden (cawapres) Wiranto menilai Indonesia akan semakin tertinggal dari negara lain bila pemimpin tidak memiliki keberanian menetapkan angka pertumbuhan ekonomi yang tinggi. "Kita sudah ketinggalan sehingga tanpa ada kecepatan dan keberanian mematok angka pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak mungkin bisa susul ketertinggalan dari negara lain," kata Wiranto di Palangkaraya, Sabtu (20/6) petang.

Wiranto mengemukakan hal itu saat kampanye dialogis bersama sekitar 500 pendukungnya di Gedung Pertemuan Umum Tambun Bungai, Palangkaraya, dalam rangkaian kegiatan kampanye nasionalnya sebagai cawapres dari Partai Golkar dan Partai Hanura. Kampanye Wiranto molor sekitar tiga jam dari jadwal yang seharusnya digelar pukul 14.00 WIB diundur menjadi pukul 17.15 WIB karena padatnya kegiatan kampanye pagi yang dilakukan di Palembang.

Wiranto mengakui, Indonesia telah mengalami kemajuan dari masa ke masa dan telah dikelola dengan baik oleh pemerintahan terdahulu, baik saat masa Megawati, maupun Susilo Bambang Yudhoyono. "Tetapi kemajuan itu belum cukup membawa Indonesia unggul dalam persaingan global dan belum cukup sejahterakan masyarakat," katanya.

Oleh karena itu, Wiranto dan pasangannya, Jusuf Kalla, berani mematok bahwa angka pertumbuhan ekonomi delapan persen sebagai langkah akselerasi. "Tanpa kecepatan ini, tidak mungkin bisa menyamai posisi negara lain yang sudah maju," katanya.

Wiranto memaparkan bahwa masih ada banyak penduduk menderita
kemiskinan dan menganggur dengan angka yang juga fluktuatif. Sasaran yang ingin dicapai pemerintah saat ini menekan angka kemiskinan dari 16,8 persen menjadi 8,4 persen selama lima tahun hingga 2009 juga dinilainya belum tercapai.

"Kemiskinan dan pengangguran menjadi hal pokok yang masih dihadapi Indonesia ke depannya," ujar Wiranto. (sihc/skoc) ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda