coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Senin, 22 Juni 2009

Prabowo Bertemu Penjual Jamu Gendong

* PRESIDENTIAL *
-SEMARANG - Calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto, Senin (22/6) berkampanye di Jawa Tengah dengan bertemu sejumlah penjual jamu gendong di Pabrik Jamu Sido Muncul Jalan Sukarno Hatta KM 28 Semarang-Bawen.

Begitu tiba di PT Sido Muncul, Prabowo yang datang didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Muchdi PR, Sekretaris Umum Tim Kampanye Nasional Mega-Pro Fadli Zon, dan Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPR, Tjahjo Kumolo langsung mengunjungi pabrik yang memiliki luas 50 hektare tersebut.



Usai mengunjungi pabrik, Prabowo berdialog dengan penjual jamu gendong, kelompok tani, tukang bakso, pengamen, dan pengojek yang tergabung dalam laskar mandiri.



Dalam acara temu wicara Cawapres Prabowo Subianto di Pabrik Jamu Sido Muncul Semarang, sejumlah petani dan penjual jamu gendong berharap presiden dan wakil presiden terpilih pada Pemilu Presiden 2009 bisa memajukan Indonesia.



"Presiden ke depan harus bisa menjadikan Indonesia lebih maju, membantu rakyat miskin, membantu rakyat kecil," kata Giarti (21) warga Desa Cereme, Lamper Tengah, Semarang yang menekuni menjual jamu gendong selama 10 tahun ini.



Keinginan yang sama disampaikan Tuminem (45), warga Solo yang merantau di Semarang ini mengaku ingin mendapatkan kehidupan yang lebih layak dengan adanya presiden yang memperhatikan nasib rakyat banyak.



Sutarmin, petani stevia (bahan mentah untuk jamu) asal Ngerdu Pompongan, Karang Pandang, Tawangmangu ini juga berharap, presiden ke depan bisa mementingkan rakyat kecil.



Keinginan serupa juga disampaikan pasangan suami istri Suyono (40) dan Fatonah (40). Pasangan suami istri yang telah enam tahun menjadi petani tribulus ini berharap kehidupan petani bisa lebih baik. "Ya, kami minta ongkos pengiriman lebih murah," kata Suyono.



Dalam kesempatan sama, Direktur Utama PT Sido Muncul Irwan Hidayat berharap kepada pemerintah siapa pun yang menang, berpihak kepada pedagang tradisional.



Keberpihakan tersebut di antaranya dengan tidak menyerahkan pasar tradisional pada investor, pasar tradisional segera dibangun pemerintah daerah dengan lebih baik, menarik, nyaman, bersih, dan berdaya saing. (sihc/skoc) ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda