-JAKARTA - Pemerintah akan menyediakan pendidikan umum bagi tunanetra. Selain itu, pelayanan publik yang memperhatikan akses bagi tuna netra wajib disediakan.
"Pendidikan merupakan kunci sukses bagi kaum tunanetra. Maka harus disediakan layanan pendidikan umum bagi tunanetra," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla saat pembukaan Musyawarah Nasional Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) di asrama haji Pondok Gede, Senin (22/6).
Menurut Kalla, pendidikan sistematis dan terpadu dibutuhkan untuk membekali tunanetra. Apalagi, tunanetra merupakan bagian integral dari masyarakat. Pemenuhan hak yang sama bagi setiap warga negara tercantum dalam konstitusi.
Selain itu, konvensi Hak Asasi Manusia mengamanatkan pemenuhan hak bagi tuna netra. "Tidak ada lagi pembedaan perlakuan maupun diskriminasi. Tapi perlu ada sosialisasi yang lebih bagi masyarakat," kata Kalla.
Menurut dia, kecacatan bukan halangan bagi tunanetra mencapai prestasi gemilang. Sehingga, banyak fasilitas dan layanan publik yang harus diperbaiki untuk mendukung aktivitas hidup tunanetra. "Masih banyak yang harus dilakukan supaya hidup lebih nyaman," ujar Kalla.
Ketua Umum Pertuni, Didi Tarsidi, mengatakan tunanetra dapat beraktivitas bersama dengan manusia normal. Syaratnya, tersedia fasilitas dan akses bagi tunanetra. (sihc/stic) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih