-CIAMIS Para tukang becak dan tukang ojek di Kabupaten Ciamis mengiringi kampanye Megawati yang akan melanjutkan kembali rangkaian kampanyenya ke Jawa Tengah.
Megawati berada di dalam bus bersama rombongannya, sedangkan para tukang becak dan ojek hanya mengiringinya dari Hotel Tyara tempat menginap Megawati di Jalan Jenderal Sudirman hingga Alun-alun Ciamis, Senin, sekitar pukul 09.00.
Sebelumnya Megawati akan menyapa masyarakat Ciamis dengan menumpang becak, tetapi karena cuaca dan kondisi tidak memungkinkan, akhirnya hanya sebatas simbolis ia duduk di kursi becak dan kemudian naik ke bus rombongan.
Megawati serta para rukang becak dan ojek disambut antusias warga Ciamis yang berdiri di pinggiran jalan sambil melambaikan tangannya di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman yang dilalui bus rombongan.
Dapat Berkah
Di antara tukang becak di Kota Ciamis, Jawa Barat, Kading (56) barangkali yang paling beruntung. Sebab, becaknya yang sehari-hari menjadi sarana mencari nafkah itu, Senin (22/6) pagi tadi, ketiban pulung, ditumpangi calon presiden Megawati Soekarnoputri.
Tentu saja Kading kegirangan becaknya dinaiki putri Bung Karno yang juga capres pilihannya dalam pemilu presiden, 8 Juli. "Sudah puluhan tahun saya narik becak Kang, baru kali ini dapat penumpang terkenal. Ibu Mega, calon presiden saya, Kang," kata Kading saat dimintai komentarnya, Senin.
"Ini mau langsung ke Pangandaran ya. Sok lah (ayo lah), saya siap bawa Bu Mega," kata Kading penuh semangat.
Dugaan Kading ternyata salah. Megawati bersama para petinggi PDI Perjuangan lainnya, termasuk keponakan Megawati, Puti Guntur Soekarnoputri, dan para rombongan lainnya hanya minta diantar hingga Alun-alun Kota Ciamis. Dari sana, rombongan kampanye Megawati-Parabowo itu meneruskan perjalanan ke Banyumas (bukan Cilacap seperti berita sebelumnya).
Banyumas adalah kota pertama di Jawa Tengah yang dikunjungi Megawati bersama rombongan dalam kampanye pada hari ketiga ini, menyusuri wilayah selatan Pulau Jawa melalui jalur darat.
Kading pun bisa memaklumi. Saat berbincang-bincang dengan Persda Network, lelaki yang mengaku simpatisan PDI Perjuangan itu hanya bisa berharap, Megawati bisa kembali mengunjungi Kota Ciamis.
Selama membawa penumpang istimewanya, di sepanjang jalan yang dilalui Kading tak henti-hentinya melambai-lambaikan tangan kepada warga Ciamis yang mengetahui kedatangan Megawati Soekarnoputri. Begitu pula dengan rekan-rekannya yang lain sesama tukang becak yang mengantar keberangkatan Mega dan rombongan.
Dengan atribut lengkap, bendera PDI-P ataupun Partai Gerindra, para tukang becak yang berjumlah ratusan itu berkonvoi hingga Alun-alun Kota Ciamis dari Hotel Tiara, tempat Megawati menginap.
Di sepanjang jalan, warga Kota Ciamis antusias melihat pawai para tukang becak. Para murid sekolah juga ikut berpartisipasi, berjejer di pinggir jalan, melambaikan tangan kepada Megawati yang menyambutnya dengan senyuman.
Ian Asli, salah satu teman Kading sesama penarik becak, bahkan mengaku hatinya sudah terhibur dan senang meski becaknya tak sempat dinaiki Megawati ataupun Puti.
"Alhamdulillah, sudah dua kali saya bisa melihat Ibu Mega secara langsung. Kalau tidak salah teh terakhir tahun 2000 saya pertama ngeliat. Muka Bu Mega masih sama, enggak berubah Kang. Insya Allah, saya doakan bisa jadi presiden sama Pak Prabowo," kata Ian sambil tertawa lebar.
"Mudah-mudahan becak saya ditumpangi Bu Mega kalau ke Ciamis lagi, biar berkah Kang," Kading kemudian menimpali pernyataan Ian Asli. (sihc/skoc) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih