coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Minggu, 01 Februari 2009

Amin Rais: Perlu Pemimpin Yang Berani Menukik ke Pokok Persoalan

* PRESIDENTIAL *
-GARUT - Tokoh nasional yang juga Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Prof.Dr.H.Amin Rais berpendapat sudah saatnya dan bahkan kebutuhan mendesak adanya kebijakan yang mulai mengurangi porsi monopolisi asing di Indonesia.

"Indonesia membutuhkan pemimpin yang berani menukik ke pokok permasalahan perekonomian bangsa ini yang terlalu kuat monopoli asing dan menjadikan melemahnya pundamental perekonomian bangsa," ucapnya kepada ANTARA disela-sela jalan sehat Milad ke-99 Muhammadiyah Kabupaten Garut, Minggu.

Mantan Ketua MPR yang juga pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengaku tertawa geli sendiri menyaksikan perang opini diantara para tokoh yang disebut-sebut sebagai Capres mendatang dan hanya berkutat pada soal turun naik harga bahan bakar minyak (BBM) dan soal sembako murah.

Harusnya perang opini lebih fokus pada persoalan besar dan mendasar bagi perbaikan perekonomian masyarakat dan bangsa Indonesia. "Calon pemimpin bangsa harus berani menukik pada persoalan besar, jangan hanya berkutat soal 'yoyo' dan 'gasing' saja," ucapnya.

Padahal tahun 2009 yang juga bersamaan pelaksanaan Pemilu merupakan tahun penentu keputusan bagi perjalanan bangsa kedepan. "Perang opini dari para calon pemimpin itu juga bisa kontra-produktif menjadikan masyarakat berprilaku dan mental feodal," kata Amin Rais yang mengaku masih pikir-pikir apakah ikut maju pada Pemilu Pilpres mendatang.

Amin Rais yang dikenal luas sebagai tokoh penggerak Muhammadiyah tampak larut dalam suasana kebersamaan sekitar 20 ribu warga yang ambil bagian pada gerak jalan sehat lima kilemeter (km) dalam rangka Milad ke-99 Muhammadiyah Tingkat Kabupaten Garut. (sihc/saci) ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda