-BANDARLAMPUNG - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Agung Laksono menilai wacana peminangan PDIP terhadap Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai calon wakil presiden, itu menandakan Kader Partai Golkar daya lakunya tinggi.
"Munculnya Pak Sultan dan lainnya yang dicalonkan oleh partai lain sebagai wakil presiden, menandakan kader Golkar memang memiliki kemampuan untuk itu," kata dia, di Bandarlampung, Kamis (29/1).
Menyinggung apakah ada sanksi terhadap mereka yang dicalonkan dari partai lain, Agung menjelaskan hingga kini Partai Golkar belum menentukan sikap, apalagi mengambil tindakan.
"Kami belum mengambil sikap apalagi sanksi, sebab hal tersebut belum masuk dalam keputusan partai yang meminangnya," kata dia.
Apalagi, lanjutnya, Sultan belum menyatakan sikap bersedia memenuhi pinangan tersebut.
Agung yang hadir ke Lampung dalam rangka sosialisasi dan pembekalan kepada caleg dari partai berlambang pohon beringin itu, menjelaskan, hingga kini Partai Golkar belum menentukan sikap tentang pencalonan presiden dan wakil presiden.
"Hasil rapimnas Golkar Oktober 2008, penentuan capres dan wapres setelah Pemilu 2009," katanya.
Karena itu, wacana apa pun terkait dengan Partai Golkar dalam pencalonan presiden dan wakil presiden, belum masuk agenda partai tersebut.
Terkait masalah Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla, yang kemungkinan hanya maju sebagai wakil presiden, Agung menepis anggapan itu.
"Partai Golkar sudah jelas, hingga kini belum menentukan capres atau wapres. Tunggu setelah Pemilu 9 April nanti," katanya. (sihc/saci) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih