-JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak kaun perempuaan aktif dalam setiap pelaksanaan demokrasi di Indonesia khususnya dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum 2009. Kaum perempuan diminta supaya tidak pasif dan hanya menjadi penonton dalam pelaksanaan demokrasi di Indonesia.
"Kaum ibu memiliki kekuatan moral dan sosial dalam proses demokrasi di Indonesia, teruslah berpartisipasi jangan hanya pasif, menjadi penonton," kata Presiden saat Presiden saat membuka Kongres XXII di Persatuan Wanita Indonesia (Perwari) di Istana Negara, Kamis (4/12).
Kaum perempuan, ujar Presiden, juga diminta untuk terus menumbuhkan kesadaran untuk masyarakat bahwa pelaksanaan demokrasi di Indonesia harus dilaksanakan dengan damai dan santun."kalau ada apa-apa selesaikan dengan damai, jangan timbulkan kekerasan," kata Yudhoyono.
Ketua Umum Perwari Setiaty Hanky menyatakan anggoata Perwari tidak hanya aktif di kegiatam sosial masyarakat, namun juga sejumlah kader Perwari telah berhasil menjadi anggota legislatif di tingkat pusat dan daerah. "Kami juga akan membantu mensosialisasikan penyelenggaraan Pemilu 2009," kata Setiaty. (sihc/stic) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih