coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Jumat, 05 Desember 2008

Konvensi Capres DIB Berpotensi Bikin Tokoh Lama Ketar-ketir

* PRESIDENTIAL *
-JAKARTA - Tujuh Capres alternatif siap bertarung di konvensi Dewan Integritas Bangsa (DIB). Konvensi yang akan digelar di 12 kota ini berpotensi membuat tokoh lama ketar-ketir. "Ini akan membuat ketar-ketir mereka (tokoh lama). Tapi ketar-ketir yang harus disambut gembira," kata pengamat komunikasi politik Effendi Ghazali.

Hal ini disampaikan dia di sela-sela acara 'Silaturahmi Dewan Integritas Bangsa dengan Para Calon Presiden RI 2009-2014' di Gedung Joeang, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Kamis (4/12/2008).

Menurut dia, konvensi tersebut harus dilakukan dengan serius. Basis survei yang dilakukan haruslah tiap kota. "Jangan nasional. Kalau nasional mereka (para kandidat) akan tetap kecil," ujarnya.

Selain itu, kata Effendi, penyelenggaraan di daerah juga harus meriah. Media massa harus turut pula mempublikasikan konvensi itu sehingga antusiasme masyarakat di daerah akan terbangun. "Dan, saya kira teman-teman media juga interes," cetus dia.

Effendi yakin konvensi itu tidak hanya akan berhasil menarik konstituen yang semula memutuskan golput pada pemilu 2009 tetapi juga akan mengalihkan suara konstituen dari tokoh-tokoh lama ke tokoh-tokoh baru.

Jika sudah begitu, lanjut Effendi, banyak parpol yang akan melirik
tokoh pemenang konvensi tersebut. "Saya yakin kalau sudah 6 atau 7 kota (konvensi diadakan) parpol akan mulai melirik," kata penasihat di Republik Mimpi ini.

Effendi menyambut baik adanya konvensi semacam ini. Menurutnya, konvensi yang hanya dilakukan di Jakarta saja memiliki keterbatasan. Konvensi itu tidak akan mampu menyentuh persoalan-persoalan riil yang dihadapi masyarakat di daerah.

"Kalau ini kan nanti yang akan muncul dalam konvensipersoalan-persoalan
riil di daerah. Rakyat akan bertanya, kami punya persoalan seperti ini, apa yang akan Anda lakukan," papar dia. (sihc/sdtc) ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda